aura('#content-light').lightGallery({ selector: '.item-img', download: false });

Cukup Bawa Satu Koper Ketika Liburan Bersama Anak, Ini Tips Nila Tanzil

Wednesday, 5 July 2017 22:45:00 WIB | Yuriantin
Cukup Bawa Satu Koper Ketika Liburan Bersama Anak, Ini Tips Nila Tanzil
Liburan bersama anak tidak perlu bawa banyak koper (Depositphotos)

TABLOIDBINTANG.COM - Berlibur bersama menjadi momen yang selalu ditunggu setiap anggota keluarga. Tapi, para ibu yang buah hatinya masih kecil kerap mengurungkan niat satu ini. Alasannya, takut repot. Padahal menurut solo traveller Nila Tanzil, berlibur bersama anak itu mudah, kok. Salah satu rahasianya, batasi barang bawaan. 

Tips dari Nila adalah tidak perlu membawa barang yang bisa dibeli di tempat tujuan, seperti popok atau makanan bayi. Berkaca dari pengalaman Nila yang kala itu membawa putrinya yang baru 7 bulan ke Eropa, Nila tidak membawa makanan bayi sama sekali. "Tinggal beli saja di sana, justru malah banyak pilihan," tuturnya. 

Untuk popok, Nila biasanya hanya bawa sekitar 8 buah untuk digunakan ketika menempuh perjalanan udara. Intinya, menurut Nila, jangan sampai kerepotan membawa koper apalagi kalau berkunjung ke Eropa. 

"Karena di Eropa kan tidak ada porter (kurir angkat), jadi harus angkat koper sendiri. Kalau bawaannya banyak gimana?" ucap Nila. Maka tak heran, wanita yang telah mengelilingi 34 negara ini hanya membawa satu koper meski berlibur membawa buah hatinya. 

Lantas, apa saja yang dibawa Nila dalam kopernya? Ketika putrinya masih bayi, Nila selalu membawa dua jenis gendongan, gendongan sling dan kangguru. Stroller juga tidak absen dibawanya. Yang tidak kalah penting imbuh Nila adalah minyak kayu putih untuk menghangatkan kaki anak, jaket, dan selimut. Khusus berkunjung ke pantai, tabir surya selalu dibawanya. 

Untuk pakaian, Nila mengaku hanya membawa tiga pasang baju tidur dan tiga pasang baju main untuk si kecil. "Baju tidak usah bawa terlalu banyak, nanti bisa dicuci dan dipakai lagi," sarannya. Masuk akal mengingat Nila yang biasa travelling dalam hitungan minggu dan bulanan. 

Jadi, tidak ada alasan lagi kan Bu untuk tidak berlibur dengan sang buah hati? Seperti kata Nila, jangan sampai pikiran takut repot itu jadi membebani dan buat rencana liburan jadi batal. 

(yuri / wida)

Komentar