aura('#content-light').lightGallery({ selector: '.item-img', download: false });

Cara Belanja Murah: Nikmatnya Jajanan Kaki Lima Murah di Myeongdong, Korea

Tuesday, 2 May 2017 17:40:00 WIB | Rizki Adis Abeba
Cara Belanja Murah: Nikmatnya Jajanan Kaki Lima Murah di Myeongdong, Korea
Jajanan kaki lima di Korea menggugah selera (Rizki/BI)

TABLOIDBINTANG.COM - Meski beberapa tahun belakangan pemerintah Korea gencar mempromosikan wisata muslim di Korea bagi pengunjung asal Indonesia yang mayoritas pemeluk agama islam, menemukan makanan halal di Korea masih terbilang sulit. Memang ada beberapa restoran berlabel halal di Seoul, namun restoran-restoran halal masih terpusat di kawasan Itaewon, yang memang pusatnya budaya islam di Korea.

Selain di Itaewon, ada, sih beberapa restoran halal seperti di daerah Hongdae dan Myeongdong. Namun saya tetap merasa, alih-alih makan di restoran berlabel halal yang umumnya menyajikan menu masakan India atau Arab--dan harganya mahal--mengisi perut dengan jajanan kaki lima di Korea lebih mengasyikkan dan murah meriah.

Kawasan Myeongdong yang dikenal sebagai surga belanja kosmetik, juga menjadi surga bagi para pemburu aneka kuliner kaki lima di Korea. Sembari berburu kosmetik murah, ketika perut terasa lapar Anda tidak perlu jauh-jauh mencari makanan, karena di sepanjang jalan di Myeongdong berjajar aneka macam jajanan kaki lima yang menggoda.

Jika pada kunjungan pertama saya ke Myeongdong di 2011 silam teokpokki (jajanan yang terbuat dari tepung beras dengan bumbu gojuchang penas) dan odeng (berupa fishcake yang ditusuk seperti sate dengan kuah kaldu) masih menjadi primadona jajanan kaki lima di Myeongdong, kini tren jajanan kaki lima di Myeongdong sudah banyak berubah. Jumlah penjual teokpokki dan odeng bisa dihitung dengan jari, sisanya, aneka jajanan lezat nan menggiurkan seolah memanggil-manggil. Dan banyak, lo jajanan yang aman untuk wisatawan muslimah seperti saya. Berikut ini beberapa jenis jajanan favorit saya di Myeongdong sebagai pengganti makan di restoran ketika di Korea:

Banana nutella crepe

Potongan pisang dan selai cokelat nutella dibalut dalam lembaran crepe ukuran besar hingga cokelatnya meleleh keluar.

Banana nutella crepe (Rizki)
Banana nutella crepe (Rizki)

Makanan ini bisa menjadi pilihan makan malam karena sangat mengenyangkan. Namun jangan heran jika harganya mencapai 6 ribu won atau sekitar 74.400 rupiah (dengan perhitungan kurs 1 won = 12,4 rupiah), karena selain nutella yang berlimpah, di negara empat musim seperti Korea pisang merupakan buah mewah yang harganya mahal.

Kebab

Di antara deretan jajanan kaki lima di Myeongdong, hanya penjual kebab yang menjajakan makanan berbahan daging mulai dari ayam, sapi, hingga kambing yang berlabel halal. Daging dan sayuran berlimpah di dalam roti kebab tentunya bisa menjadi pilihan makanan halal dan mengenyangkan untu wisatawan muslim. Harga kebab pun cukup murah, dijual mulai dari 3 ribu won atau 37.200 rupiah saja.

Gyeranppang

Jika Anda berada di dekat gerobak atau warung penjual Gyeranppang, pasti tercium aroma kue yang manis dan harum. Kue berbentuk oval ini memiliki ciri khas yaitu terdapat telur ceplok di atasnya.

Gyeranppang (Rizki)
Gyeranppang (Rizki)

Gyeranppang disajikan panas dengan kuning telur yang baru matang dan berwarna kuning indah. Dijual seharga 3 ribu won.

Es krim

Menariknya es krim di Myeongdong, karena si penjual sangat tidak pelit memberikan es krim. Di atas sebuah con kerucut, Anda akan diberikan es krim yang tingginya mencapai 30 cm.

Es krim (Rizki)
Es krim (Rizki)

Tentu saja, susah menghabiskannya seorang diri. Di samping rasa eskrim yang lembut dan segar, harganya pun murah meriah, hanya 2 ribu won atau 24.800 rupiah.

Teokpokki keju panggang

Potongan teokpokki ditusuk berselang-seling dengan potongan keju, lalu dipanggang hingga keju meleleh dan dilumuri susu kental manis.

Teokpokki keju panggang (Rizki)
Teokpokki keju panggang (Rizki)

Ini cara nikmat menikmati teokpokki bagi Anda yang tidak suka pedas, cukup dengan merogoh kantong 3ribu won.

Lobster panggang keju

Makanan laut yang lebih aman ketimbang daging atau ayam yang tidak jelas apakah halal atau tidak, menjadi pilihan jajanan enak bagi wisatawan muslim. Lobster dipanggang dengan mentega dan keju hingga keju meleleh di atas daging lobster yang lembut. Ah, super menggoda! Proses pembakaran lobster dengan menggunakan torch seringkali menjadi atraksi gratis bagi pengunjung.

Lobster panggang keju (Rizki)
Lobster panggang keju (Rizki)

Setelah melihat atraksi ini, tentu saja sulit menahan diri untuk tidak mencobanya. Sebuah lobster berukuran besar dijual seharga 15 ribu won atau sekitar 186 ribu rupiah, sedangkan lobster berukuran kecil seharga 10 ribu won atau 124 ribu rupiah. Memang terbilang mahal untuk ukuran jajanan kaki lima, tapi jauh lebih murah ketimbang memakan lobster di restoran sehingga sangat patut dicoba!

Udang panggang madu mentega

Dua tahun belakangan masyarakat Korea tergila-gila pada paduan madu dan mentega. Salah satu panganan yang lezat dipadukan dengan bumbu madu mentega, udang bakar.

Udang panggang madu mentega (Rizki)
Udang panggang madu mentega (Rizki)

Rasa daging udang yang gurih berpadu dengan madu dan mentega yang manis membuat jajanan ini bikin saya ketagihan. Satu tusuk berisi empat buah udang berukuran besar dijual seharga 6 ribu won. Kalau tak ingat harganya yang mahal dan kadar kolesterol yang bakal meningkat, rasanya saya ingin membelinya lagi dan lagi!

Stroberi

Kalau Anda termasuk pemakan buah rutin seperti saya, setiap ke luar negeri, buah-buahan menjadi makanan yang wajib dibeli. Di Myeongdong ternyata juga banyak penjual buah-buahan segar.

Stroberi (Rizki)
Stroberi (Rizki)

Jangan lewatkan mencoba stroberi Korea yang besar-besar, lembut, manis, dan segar! Di Myeongdong, satu pak stroberi berisi sekitar 20 buah dijual seharga 6 ribu won. Namun jika ingin yang lebih murah, belilah di pasar tradisional seperti di Dongdaemun market. Di pasar harga stroberi dengan kemasan sama dijual hanya 3 ribu won saja!

(riz/wida)

Komentar