aura('#content-light').lightGallery({ selector: '.item-img', download: false });

Sampah Makanan yang Tidak Boleh Sampai Masuk Lubang Wastafel

Tuesday, 21 February 2017 21:30:00 WIB | Wida Kriswanti
Sampah Makanan yang Tidak Boleh Sampai Masuk Lubang Wastafel
Perhatikan sampah makanan yang terbawa ke saluran air

TABLOIDBINTANG.COM - Walau jelas fungsi wastafel adalah untuk mencuci, cukup banyak orang juga menjadikannya tempat sampah. Segala macam sisa makanan yang ada di peralatan dapur, hampir pasti ikut terbuang ke dalamnya. 

Hati-hati, beberapa jenis sampah yang semula kita pikir oke-oke saja untuk dibuang melalui saluran air, karena bentuknya cair atau organik, ternyata malah membuat saluran air mampat lebih cepat. Berikut daftarnya seperti diungkap Mashed

1. Minyak dan lemak

Walau teksturnya cair dan lunak, bahkan bisa masuk ke lubang wastafel dengan mudah, tapi itu akan membeku dan membuat saluran mampat. 
Jika tidak sengaja melakukannya, segera tuang larutan cuka atau soda ke dalam saluran air untuk melarutkan minyak dan lemak. 

2. Pasta dan nasi 

Lagi-lagi, alasan tekstur yang lunak tidak bisa dibenarkan. Ingat, pasta dan nasi akan terus mengembang jika terkena air. Terbayang, kan bagaimana itu akan menumpuk dan membuat saluran air menjadi mampat? 
Maka selalu sempatkan untuk membuang sisa pasta dan nasi ke tempat sampah kering di rumah Anda. 

3. Tulang 

Tulang-tulang kecil dari ikan atau serpihan daging masih mudah terbawa dan larut di saluran pembuangan. Namun untuk tulang yang ukurannya lebih besar, seperti tulang ayam atau tulang domba dan sapi, pastikan untuk tidak ikut masuk ke dalam saluran air. Jika tidak tersangkut, tulang berukuran besar yang berat akan mengendap dan menyumbat aliran air.

4. Makanan berserat

Bahan makanan berserat seperti seledri, kulit jagung, dan asparagus akan mudah tersangkut di saluran air. Sama halnya ketika makanan ini masuk ke dalam tenggorokan Anda, sangat sulit untuk mencernanya bukan?

5. Ampas kopi

Mudah memang mencuci gelas kopi dengan tanpa membuang ampasnya lebih dulu. Tapi, perlu Anda ketahui, ampas kopi menyebabkan sedimen pada dinding pipa. Alih-alih dibuang sia-sia dan malah menyebabkan mampat, lebih baik gunakan ampas kopi untuk mengusir hama atau serangga dengan cara menaburkannya di tanah. 

6. Cangkang telur 

Membran yang terdapat pada cangkang telur akan membuatnya menempel satu sama lain, entah itu di dinding pipa atau dengan sampah lainnya. 

7. Stiker produk makanan 

Stiker kecil yang menempel di kulit buah apel atau kiwi ternyata tidak bisa dianggap sepele. Berbeda dengan kertas yang akan hancur jika terkena air, stiker produk yang mengandung plastik akan bertahan jauh lebih lama. Bayangkan jika Anda cukup sering membiarkan stiker masuk ke dalam saluran pembuangan air? 
Jadi, pastikan Anda melepas dan membuang stiker terlebih dulu sebelum mencuci buah di bawah air mengalir. 

8. Tepung 

Tepung ketika tercampur dengan air akan menjadi cairan kental yang mudah menempel pada dinding pipa. Beberapa jenis tepung bahkan mengandung lem yang seketika membuat mampat saluran air. 

(wida/wida)

Komentar