aura('#content-light').lightGallery({ selector: '.item-img', download: false });

Cekrek! Ini 5 Trik Anti Mati Gaya Ketika Berpose di Depan Kamera

Saturday, 6 March 2021 13:00:23 WIB | AURA
Cekrek! Ini 5 Trik Anti Mati Gaya Ketika Berpose di Depan Kamera
Tidak semua orang luwes bergaya di depan kamera.

TABLOIDBINTANG.COM - Tidak semua orang luwes bergaya di depan kamera. Tapi bukan berarti semua foto Anda pasti tampak kaku. Cobalah berpose dengan lima trik berikut. Dijamin Anda tidak akan mati gaya di depan kamera dan pastinya foto akan tampak lebih natural. 

1. Perhatikan angle wajah

Posisi kepala yang sedikit terangkat atau menunduk akan menghilangkan bayangan wajah yang bisa membuat wajah terlihat lebih lebar, besar dan terlihat kurang menarik. Jadi sebelum memberi senyuman di depan kamera, berdirilah sedikit menyamping dan angkat dagu sedikit ke atas atau sedikit menunduk.

2. Gunakan lidah 

Terdengar aneh? Tapi tahukah Anda, menekan lidah ke arah langit-langit mulut ketika tersenyum bisa mencegah penampakan dagu terlihat bertumpuk dua (double chin). Gerakan ini membuat leher dan garis rahang terlihat lebih panjang. 

(Depositphotos)
(Depositphotos)

3. Berkacak pinggang

Pose satu ini jadi favorit para selebriti. Alasannya sederhana, pose ini menyamarkan bentuk lengan agar tidak tampak besar. Tapi tidak boleh asal berkacak pinggang, ya. Pertama-tama, posisikan badan sekitar 45 derajat dan tempatkan lengan yang dekat dengan kamera, ke arah pinggang. Lalu, tempatkan salah satu kaki di depan dengan jari kaki menghadap ke kamera dan biarkan kaki belakang menumpu berat badan Anda. 

4. Silangkan Kaki 

Pose satu ini juga tidak kalah beken. Anda mungkin sering melakukannya, tapi apa gunanya? Ternyata, pose ini ampuh membuat pinggul tampak lebih kecil dan kaki lebih panjang. Kesan yang ditimbulkan juga lebih kasual. Untuk mempraktikkannya, silangkan betis Anda. Ketika sedang duduk, tegapkan badan dan silangkan bagian pergelangan kaki. 

5. Kreatif dalam berpose

Ketika foto berkelompok, hindari pose yang sama. Mengapa? Tujuannya supaya mata yang melihat foto tidak terdorong untuk memilih pose (serupa) siapa yang terbaik dan tidak fokus pada foto keseluruhan. 

Komentar