aura('#content-light').lightGallery({ selector: '.item-img', download: false });

Menyesuaikan Teknik Menggoreng dengan Bahan Makanan yang Dimasak (1)

Saturday, 30 November 2019 16:00:11 WIB | Agestia Jatilarasati
Menyesuaikan Teknik Menggoreng dengan Bahan Makanan yang Dimasak (1)
Menurut kalian menggoreng merupakan kegiatan masak yang paling mudah. (Depositphotos)

TABLOIDBINTANG.COM - Sekilas, menggoreng salah satu kegiatan memasak yang mudah. Cukup letakkan minyak goreng di dalam wajan di atas kompor kemudian masukkan bahan makanan yang akan digoreng dan selesai. Hanya begitu? Tidak.

Ternyata ada beberapa teknik menggoreng yang disesuaikan dengan bahan makanan yang akan dimasak.

Pan Frying

Tehnik ini biasanya digunakanu untuk mengeringkan permukaan makanan (American Test Kitchen)
Tehnik ini biasanya digunakanu untuk mengeringkan permukaan makanan (American Test Kitchen)

Pan frying adalah teknik menggoreng dengan tujuan mengeringkan permukaan makanan namun meninggalkan rasa juicy di dalamnya.

Cara melakukannya mudah, tuangkan minyak dalam jumlah sedikit, sekitar dua sampai lima sendok makan, di dalam wajan panas, kemudian masukkan bahan makanan yang akan digoreng. Bolak-balik bahan makanan yang digoreng agar kedua sisinya matang. Teknik ini dapat dipraktikkan ketika memasak daging untuk steak, dada ayam, dan sosis.

Sautéing

Tehnik sauteing ini biasanya digunakan untuk menumis sayuran (Chef Gerrie)
Tehnik sauteing ini biasanya digunakan untuk menumis sayuran (Chef Gerrie)

Dikembangkan di Prancis pada abad ke 19 dan 20 M, minyak goreng yang digunakan dalam teknik sautéing alias menumis lebih banyak dibanding teknik pan frying. Bahan yang dimasak harus terus digerakkan selama berada di dalam wajah selama sekitar 10 menit. Jangan terlalu lama karena bahan yang dimasak bisa menjadi lembek.

Teknik ini secara alami akan memunculkan efek karamelisasi selama proses memasak. Menumis cocok diaplikasikan untuk bahan makanan seperti sayur yakni jamur, kacang panjang, buncis, paprika, dan sebagainya. 

Komentar