aura('#content-light').lightGallery({ selector: '.item-img', download: false });

Hidup Sehat Dengan Menjaga Kebersihan Kamar Mandi, Kamar Tidur, dan Dapur

Thursday, 8 August 2019 23:00:54 WIB | Hari Murtono
Hidup Sehat Dengan Menjaga Kebersihan Kamar Mandi, Kamar Tidur, dan Dapur
Ilustrasi

TABLOIDBINTANG.COM - Bersih pangkal sehat. Kesehatan keluarga Anda bermula dari kemampuan anggota menjaga kebersihan lingkungan rumah.

Dengan terciptanya kebiasaan baik itu, secara otomatis akan terbawa hingga anggota keluarga beraktivitas di luar rumah. Lingkungan rumah yang bersih menjadikan kita memiliki standar kebersihan dan kesehatan tersendiri.

Ketika berada di kantor, luar rumah, hingga fasilitas umum, sikap preventif dan promotif sudah berjalan dengan sendirinya. Sehingga kesehatan dan kebersihan terjaga sepanjang hari.

Wilayah mana saja yang harus dijaga kebersihannya? Paling tidak ada 3 titik terpenting yang di rumah yang harus selalu terjaga, karena aktivitas anggota keluarga lebih banyak di sana: kamar mandi, dapur, dan kamar tidur. Berikut hal yang harus dilakukan untuk membasmi segala zat atau sumber penyebab sakit.

Kamar mandi

Risiko terbesar selama menggunakan kamar mandi adalah ketika kita melakukan sentuhan ke beberapa tempat seperti tombol flush, tempat duduk toilet, pegangan pintu, dan tempat cuci muka. Berikut beberapa hal yang harus dibersihkan di kamar mandi:

- Bersihkan dan disinfektan toilet sesering mungkin untuk melindungi dari kotoran dan bakteri dalam jumlah besar, yang dapat menjadikan toilet kusam dan berbau tak sedap. Selain menggunakan cairan pembersih, penggunaan sikat toilet juga sangat membantu untuk memaksimalkan pembersihan, lalu keringkan selesai dibersihkan.

- Bersihkan beberapa titik yang banyak disentuh seperti tombol flush, tempat duduk toilet, wastafel, pegangan pintu dengan cairan disinfektan.

- Bersihkan juga tempat mencuci muka dan shower tiap habis digunakan. Gunakan pembersih yang dapat membunuh kuman dan kotoran yang dihasilkan sabun dan alat-alat mandi lainnya.

- Bersihkan bathtub sebelum dan sesudah mandi. Kotoran yang kita bilas dari tubuh selama mandi bisa tertinggal di kamar mandi dan menginfeksi orang yang menggunakan kamar mandi setelah kita.

- Cuci tangan yang bersih dengan sabun setelah menggunakan toilet.

Kamar tidur

- Jika memungkinkan, jauhkan komputer dari kamar tidur. Berdekatan dengan pekerjaan membuat Anda tidak tenang.

- Pilih matras lateks antimikroba, pilihan terbaik bagi penderita alergi.

- Berilah sentuhan dekorasi minimal. Pastikan benda-benda mana yang harus dipindahkan atau bahkan dibuang sehingga kamar tampak lebih lega dan selalu rapi. Hal ini akan membantu emosi dan membuat lingkungan lebih relaks.

- Meletakkan foto dan benda-benda koleksi yang membuat kenangan indah akan liburan atau hal-hal baik dalam hidup Anda, akan membantu Anda tidur lebih cepat.

- TV plasma di kamar memang membuat pemandangan lebih indah dan mewah. Namun bagi mereka yang mengalami kesulitan tidur, lebih baik tidak menempatkan televisi di kamar.

Dapur

- Saatnya untuk mengganti benda atau hal yang mengandung kimia beracun. Bisa berupa mengganti sabun antibakteri, pemutih, pestisida, atau kimia yang membahayakan anak-anak dan hewan.

- Banyak ibu rumah tangga yang sangat peduli akan kuman yang berkembang di dapur. Tapi penggunaan produk antibakteri yang terlalu banyak juga tidak terlalu baik untuk kesehatan, seperti yang dikhawatirkan komunitas peneliti kesehatan. Kekuatan daya pembasmi bakterinya dianggap bisa menjadi bom waktu, karena bakteri akan resisten dan malah membahayakan kesehatan serta tidak ramah lingkungan. Salah satu yang paling direkomendasi untuk diganti adalah sabun antibakteri, yang dianggap tidak lebih efektif daripada sabun pencuci tangan biasa atau bahkan hanya cuci tangan dengan air.

- Diet makanan organik sungguh dianjurkan. Saat ini, banyak makanan dan jajanan yang dikabarkan terkontaminasi racun kimia, penyedap tambahan, hormon, dan antibiotik. Diet makanan organik  mampu menurunkan berat badan lebih efektif.

- Ganti alas pemotong atau talen dari gelas dan plastik dengan bahan dari kayu dan bambu dalam proses pemotongan bahan masakan, karena mampu mengurangi penyebaran bakteri dan racun. Studi kesehatan membuktikan, alas pemotong plastik atau gelas menyebabkan penyebaran salmonela dua kali lebih banyak.

dari Berbagai Sumber

(hari / gur)

Komentar