aura('#content-light').lightGallery({ selector: '.item-img', download: false });

Tak Punya Pengalaman? Lakukan Hal Ini Agar Resume Kerja Anda Terlihat Menarik

Tuesday, 6 August 2019 20:00:23 WIB | Rizki Adis Abeba
Tak Punya Pengalaman? Lakukan Hal Ini Agar Resume Kerja Anda Terlihat Menarik
Perlu Anda ketahui, pengalaman kerja bukan segalanya. (Depositphotos)

TABLOIDBINTANG.COM - Sekian lama menekuni sebuah profesi, bisa saja Anda tiba-tiba tertarik menggeluti bidang yang sama sekali berbeda. Namun ada satu alasan yang membuat orang mengurungkan niat beralih pekerjaan: tidak punya pengalaman. Bagaimana mungkin melamar sebuah pekerjaan yang tidak relevan dengan bidang sebelumnya?

Perlu Anda ketahui, pengalaman kerja bukan segalanya. Banyak faktor dan keunggulan lain yang barangkali akan menarik minat perusahaan untuk memanggil Anda melakukan wawancara kerja. Agar bisa terlihat, sebaiknya keunggulan tersebut Anda muat dalam surat lamaran pekerjaan. Berikut adalah cara membuat resume kerja agar lamaran tetap menarik meski Anda sama sekali tak punya pengalaman dalam pekerjaan yang dituju.

Kemampuan relevan

Kebanyakan resume kerja dimulai dengan menjabarkan pengalaman kerja atau pendidikan yang berkaitan dengan posisi kerja yang diinginkan. Hal itu akan menjadi masalah ketika Anda tidak memiliki pengalaman. Jangan khawatir, Anda bisa menggantinya dengan mencantumkan kemampuan yang masih relevan dengan kualifikasi yang dibutuhkan perusahaan.

Misalnya Anda ingin terjun ke dunia pemasaran, namun tidak punya pengalaman bekerja di bidang pemasaran. Cantumkan saja bila Anda punya kemampuan komunikasi yang baik yang memang dibutuhkan dalam bidang pemasaran. Atau tampilkan dalam resume jika Anda punya bakat membuat strategi pemasaran yang out of the box. Jabarkan secara singkat bagaimana strategi pemasaran Anda. Versi lengkapnya, uraikan nanti bila Anda dipanggil untuk wawancara kerja.

(Depositphotos)
(Depositphotos)

Proyek sampingan atau proyek akademik yang berkaitan

Anda seorang pekerja di bidang pemasaran, namun ingin beralih profesi menjadi jurnalis? Jangan segan mencantumkan pengalaman proyek membuat buletin kampus dalam resume. Hal yang sama berlaku untuk proyek-proyek sampingan yang Anda ditangani di luar pekerjaan atau sekolah, misalnya jika Anda pernah terlibat dalam pembuatan media komunitas tertentu. Tentu saja, proyek-proyek tersebut harus bisa dipertanggungjawabkan dan jelas keberadaannya. Salah satu caranya dengan menyertakan bukti hasil proyek tersebut. Cara lainnya bisa dengan menceritakan proyek pekerjaan Anda tersebut dengan cara yang sama seperti menulis pengalaman kerja. Jabarkan seperti apa keterlibatan Anda di dalamnya dan bagaimana proyek tersebut memengaruhi hidup Anda sampai membuat Anda merasa yakin beralih profesi.

Antusias dan spesifik

Sebesar apa antusiasme untuk mendapatkan pekerjaan baru harus tercermin dalam resume Anda. Hal ini menjadi sangat penting bila Anda sama sekali tak punya pengalaman dalam pekerjaan yang Anda lamar. Pembaca resume Anda harus dapat merasakan keinginan kuat dan gairah yang menggebu-gebu dalam resume Anda. “Temukan cara untuk menghubungkan gairah dan pengalaman hidup Anda dengan perusahaan, lalu jelaskan bagaimana hal itu akan diterjemahkan ketika Anda terjun ke lapangan begitu Anda diterima bekerja. Anda akan menemukan bahwa hubungan itu adalah jenis pengalaman yang dicari oleh perusahaan,” urai Ryan Kahn, motivator, pembicara televisi, dan pakar karier yang juga pendiri laman The Hired Group dari California.

Ingat, resume dan lamaran kerja adalah kesempatan sempurna bagi Anda untuk menghubungkan titik-titik antara kebutuhan perusahaan dengan kemampuan dan gairah kerja yang Anda miliki. Jadilah spesifik dan dibutuhkan. Resume Anda harus menyampaikan pada manajer personalia mengapa pengalaman tidak resmi dan latar belakang Anda mungkin bisa menjadi aset, sehingga ketika selesai membacanya, mereka berpikir mempekerjakan Anda adalah hal yang masuk akal.

(riz)

Komentar