aura('#content-light').lightGallery({ selector: '.item-img', download: false });

Agar Tanaman Tidak Layu Saat Cuaca Panas, Perhatikan Ini

Monday, 27 May 2019 12:00:42 WIB | TEMPO
Agar Tanaman Tidak Layu Saat Cuaca Panas, Perhatikan Ini
Yuk merawat tanaman (Deposit Photos)

TABLOIDBINTANG.COM - Usai musim hujan dan menjelang musim kemarau, cuaca panas pun membekap banyak daerah, termasuk Jakarta. Temperatur mencapai 35 derajat Celcius, membuat banyak tanaman layu, bahkan mati.

Apalagi kalau pemilik tanaman itu tak punya waktu untuk menyiramnya secara manual. Akibatnya, daun dan bunga pun layu, kering, dan bila dibiarkan tanaman akan mati.

Diwartakan sfgate.com, layu disebabkan oleh akar tanaman yang tak mampu mengalirkan cukup air ke daun, yang sangat membutuhkannya untuk menjalankan fungsinya. Sinar matahari yang panas dan lama dan tanah yang kering membuat tanaman layu. Daun-daun pun menjadi layu, menguning, dan kemudian berguguran.

ilustrasi tanaman (Deposit Photos)
ilustrasi tanaman (Deposit Photos)

Cuaca panas dan lembab membuat jumlah air yang disalurkan akar ke daun berkurang. Embusan angin juga membuat kebutuhan tanaman terhadap air meningkat. Apalagi bila tanaman itu tak pernah diberi pupuk sehingga lebih mudah layu dan mati.

Tomat, cabai, dan selada tak akan memberikan hasil yang baik bila cuaca panas. Buat yang memiliki tanaman di rumah dan terlihat sudah mulai layu akibat cuaca panas, cobalah selamatkan mereka dengan tips yang dijabarkan houselogic.com berikut.

#Siram banyak air

Tak cuma manusia yang bisa stres tapi juga tanaman. Daun-daun menjadi kuning, lalu cokelat, dan akhirnya rontok. Bunga pun ikut layu dan berguguran. Tanaman akan selamat bisa disiram cukup banyak. Tapi bila kesegaran tanaman tak juga pulih setelah disiram, artinya tanaman itu tak bisa diselamatkan lagi. Akan tetapi, jangan biarkan tanaman mati sia-sia. Setidaknya tanaman mati itu bisa dijadikan kompos untuk tanaman lain.

#Taruh di tempat teduh
Letakkan tanaman yang ada dalam pot teduh dan pinggirkan ke bagian rumah yang teduh atau di bawah pohon besar. Bila tanaman ada di dalam rumah, jauhkan dari tempat yang terkena sinar matahari langsung.

#Beri air hingga dalam
Siram tanaman cukup banyak hingga air menembus tanah hingga kedalaman sekitar 20 centimeter sehingga mirip sumur bagi tanaman dalam cuaca yang sangat panas. Untuk mengetahui kedalaman air, tusukkan batang kayu atau besi ke dalam tanah. Bila belum cukup dalam, tambahkan air. Siram tanaman sekitar pukul 07.00, saat matahari belum terik.

#Tambahkan kompos
Cobalah tambahkan kompos atau daun-daun yang sudah berguguran di sekitar tanaman untuk menjaga kelembaban tanah tempatnya tumbuh dan timbun dedaunan itu hingga kedalaman sekitar 10 cm.

TEMPO.CO

Komentar