aura('#content-light').lightGallery({ selector: '.item-img', download: false });

Pentingnya Peregangan di Tengah Perjalanan Mudik Lebaran, Menurut Agung Hercules

Sunday, 10 June 2018 15:30:00 WIB | Wida Kriswanti
Pentingnya Peregangan di Tengah Perjalanan Mudik Lebaran, Menurut Agung Hercules
Pentingnya Peregangan di Tengah Perjalanan Mudik Lebaran, Menurut Agung Hercules

TABLOIDBINTANG.COM - Kebanyakan orang merasakan kelelahan luar biasa setelah melakukan perjalanan mudik Lebaran. Dan tidak hanya lelah, beberapa bagian tubuh juga terasa sakit - sakit. Alhasil, momen tiba di kampung halaman yang semestinya menggembirakan berakhir dengan tidak begitu sempurna. 

Apa yang salah? 

Agung Hercules, entertainer dengan latar belakang sarjana olahraga mengungkap sebuah fakta. Bahwa, kelelahan luar biasa dan rasa sakit setelah melakukan perjalanan jauh, seperti saat mudik Lebaran, bisa terjadi karena tubuh kita berada dalam kondisi tidak bergerak dalam waktu terlalu lama. Terutama mereka yang melakukan perjalanan dengan menggunakan bus, motor, atau kendaraan pribadi. 

Tidak digerakkannya tubuh dalam waktu yang cukup lama menyebabkan aliran darah tidak lancar. Kondisi inilah yang kemudian menimbulkan berbagai gangguan kesehatan ringan, seperti kram, kesemutan, nyeri di beberapa persendian, hingga sakit kepala. Karena itu Agung Hercules mengingatkan pentingnya melakukan peregangan di tengah perjalanan mudik. 

Dok. tabloidbintang.com
Dok. tabloidbintang.com

"Peregangan penting untuk mencegah cedera otot, mencegah kejang otot," ungkap Agung Hercules, dalam acara kampanye Hansaplast Koyo Mudik Gak Loyo, Kamis (7/6), di Jakarta. "Lakukan peregangan seperti yang biasa saja, seperti saat pemanasan senam, cukup sekitar 15 menit sampai setengah jam lah," lanjutnya. 

Mulai dari menggerakkan lengan, kepala, hingga kaki. Memutar pinggang semaksimal mungkin dan menahannya selama 8 hitungan juga patut dilakukan untuk meluruskan punggung. Jika sempat turun dari kendaraan, melakukan gerakan push up bagi pria atau menjinjitkan kaki selama beberapa sesi untuk wanita juga bisa dilakukan. 

"Intinya sempatkan menggerakkan tubuh," tegas Agung Hercules. "Bisa saat macet, saat berhenti di rest area, atau sambil duduk bagi penumpang. Kalau sambil menyetir, bisa tunggu turun dulu dari kendaraan. Karena kalau peregangan saat menyetir malah berbahaya, bisa enggak fokus nanti," ingat Agung Hercules.

Setelah peregangan, bila mudik dilakukan malam hari atau saat tidak berpuasa, bisa dilanjutkan dengan minum air putih hangat. Lakukan peregangan setiap minimal dua jam sekali. Dengan cara ini Anda akan mendapatkan tubuh bugar setibanya di kampung halaman. 

(wida / wida)

Komentar