aura('#content-light').lightGallery({ selector: '.item-img', download: false });

Kedai Sayur Luncurkan Layanan Business-to-Consumer (B2C)

Thursday, 4 June 2020 21:00:19 WIB | Redaksi
Kedai Sayur Luncurkan Layanan Business-to-Consumer (B2C)
Kedai Sayur dengan sigap melakukan perubahan flow bisnis dan meluncurkan layanan baru, yaitu B2C demi memenuhi permintaan pasar

TABLOIDBINTANG.COM - Merebaknya pademi COVID-19 membuat pasar produk pangan mengalami shifting demand dari Business-to-Business (B2B) seperti hotel, restoran dan kafe menjadi Business-to-Consumer (B2C). Hal ini dirasakan pula oleh Kedai Sayur Indonesia dimana terjadi peningkatan permintaan yang cukup tajam pada konsumen B2C.

Perubahan kondisi ini juga memberikan dampak kepada perusahaan yang bergerak dalam bidang agritech seperti Kedai Sayur. Perusahaan start up tersebut mengalami peningkatan penjualan khususnya B2C, traffic social media dan jumlah unduhan aplikasi Kedaisayur.

Pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) oleh pemerintah juga memberikam dampak kepada pasar B2B. Adrian Hernanto selaku CEO Kedai Sayur mengatakan bahwa walaupun terjadi penurunan permintaan dari pasar B2B, di sisi lain peningkatan yang signifikan terjadi dari pasar B2C atau konsumen rumahan. Terjadinya shifting demand tersebut membuat

Kedai Sayur dengan sigap melakukan perubahan flow bisnis dan meluncurkan layanan baru, yaitu B2C demi memenuhi permintaan pasar. Layanan B2C berupa Aplikasi Kedaisayur - Sayur dan Lauk Pauk Online telah diluncurkan secara resmi oleh Kedai Sayur dan dapat diunduh di Playstore dan Appstore.

Tidak hanya melalui aplikasi Kedaisayur, masyarakat juga bisa mendapatkan produk-produk segar dari Kedai Sayur melalui Official Store Tokopedia dan Blibli.com. Hadirnya channel dan aplikasi baru tersebut diharapkan dapat memberikan alternatif bagi masyarakat untuk memenuhi kebutuhan pangan selama masa pandemi COVID-19. Kedai Sayur juga memiliki strategi dan langkah untuk menghadapi tingginya permintaan konsumen B2C, diantaranya; melakukan analisis produk high demand, pricing control, memastikan ketersediaan stok langsung dari sumbernya, memeperketat quality control, dan lain sebagainya agar dapat memberikan layanan terbaik bagi konsumen.

Selain layanan B2B dan B2C, Kedai Sayur juga memiliki layanan khusus bernama Mitra Sayur. Mitra Sayur merupakan pedagang sayur baik itu pedagang keliling ataupun dengan lapak atau kios yang menjadi konsumen Kedai Sayur. Layanan ini pertama kali diluncurkan sejak awal didirikannya Kedai Sayur dengan visi membantu para pedagang sayur meningkatkan bisnis mereka. Saat ini sudah lebih dari tujuh 7 ribu pedagang sayur yang tergabung menjadi mitra

Kedai Sayur dan merasakan dampak positif terhadap usahanya. Untuk memberikan layanan terbaik, Kedai Sayur saat ini telah memiliki dua buah Distribution Centre (DC) yang berlokasi di Setu, Jakarta Timur dan juga Cipondoh, Tangerang, dengan pasokan produk pangan segar dari 30 lebih vendor yang terdiri dari petani, pasar induk, dan pasar lokal.

Komentar