aura('#content-light').lightGallery({ selector: '.item-img', download: false });

Joe Taslim, Dikomplain Anak-anaknya karena Sering Syuting di Luar Negeri

Sunday, 31 December 2017 03:00:43 WIB | Vallesca Souisa
Joe Taslim, Dikomplain Anak-anaknya karena Sering Syuting di Luar Negeri
Joe Taslim, Dikomplain Anak-anaknya karena Sering Syuting di Luar Negeri (Seno / tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Usai mencoba peruntungan di Hollywood, tahun ini Joe Taslim tampil dalam film kolosal Korea Selatan, The Swordsman bersama aktor korea Jang Hyuk.

Tahun 2018, ia akan terbang ke Afrika Selatan untuk syuting serial televisi Amerika. Waktu Joe Taslim hampir tak pernah lowong. Jika tidak syuting di luar negeri, dia syuting di negeri sendiri. Alhasil waktu bersama keluarga menjadi sangat minim.

“Saya merasa banyak banget berutang pada keluarga, karena tahun ini saya banyak bepergian," aku Joe. Anak-anak merasa cukup kehilangan figur ayah.

"Sampai saya dikomplain anak-anak. Untungnya sekarang teknologi sudah canggih. Kita bisa menyiasati dengan komunikasi lewat video call walau itu tidak bisa menggantikan kehadiran fisik," kata Joe Taslim. 

Merasa berutang waktu pada keluarga, Desember ini Joe membayarnya dengan memboyong seluruh keluarganya ke Jepang.

"Saya mengajak mama saya, mertua, istri, dan anak-anak ke Jepang selama dua minggu. Di sana enggak ke mana-mana, sih," cerita Joe ditemui di acara kampanye "Kesehatan Gigi Bersama Listerine" di Jakarta, pekan lalu. 

Joe Taslim, Dikomplain Anak-anaknya karena Sering Syuting di Luar Negeri (Seno / tabloidbintang.com)
Joe Taslim, Dikomplain Anak-anaknya karena Sering Syuting di Luar Negeri (Seno / tabloidbintang.com)

Hanya di Tokyo, menetap di apartemen, Joe Tsalim merasakan kehangatan bersama keluarga. Ia sama sekali tidak terpikir berkunjung ke objek wisata favorit di sana.

"Benar-benar tujuannya hanya untuk bisa berkumpul bareng, melakukan apa pun bareng, memperkuat ikatan, bukan mengejar objek wisatanya,” sambungnya. Joe bahagia. Sesuatu yang mahal akhirnya bisa ia rasakan.

"Kerjaannya tidur, makan, main. Tidur pun sama-sama. Setiap saat saya bawaannya ingin memeluk anak-anak," ungkap Joe.

Baginya pelukan memperkuat ikatan batin, membuat anak merasa dihargai, dan membuat mereka menjadi pribadi yang penyayang dan percaya diri.

(val / gur)

Komentar