aura('#content-light').lightGallery({ selector: '.item-img', download: false });

Ketika Sang Mantan Memata-matai Anda...

Saturday, 13 January 2018 17:00:23 WIB | Agestia Jatilarasati
Ketika Sang Mantan Memata-matai Anda...
Ketika Sang Mantan Memata-matai Anda...(Depositphotos)

TABLOIDBINTANG.COM - Saat cinta tidak bisa diselamatkan, perpisahan menjadi jurang yang harus diseberangi. Bagi beberapa orang, sulit untuk menerima perpisahan.

Mereka tetap berusaha mencari tahu kabar dan apa kegiatan sang mantan. Saat menguntit dirasa tak cukup, mereka nekat muncul di tempat-tempat mantan beraktivitas.

Dimata-matai mantan jelas bukan hal yang menyenangkan. Kalau aksi memata-matai sudah melampaui batas, apa yang harus dilakukan?

CEO Haven, sebuah perusahaan nirlaba yang bergerak di bidang pemberian bantuan untuk korban kekerasan dalam rumah tangga di Oakland, AS, Beth Morrison mengatakan, dalam beberapa kasus, menguntit memiliki potensi bahaya bahkan mematikan.

“Bagi beberapa orang, dimata-matai (khususnya oleh mantan) tampak tidak berbahaya. Mungkin Anda menilai mantan memata-matai karena gigih memperjuangkan cinta meski perasaan Anda telah berakhir. Sebenarnya, Anda patut waspada. Menguntit berkaitan dengan pengontrolan diri. Penguntit akan mengerahkan keinginan dan niat terhadap target tanpa menghargai apa yang diinginkan target,” beri tahu Beth.

Awalnya, si penguntit hanya memperhatikan dari jauh atau sekadar menanyakan kabar. Ketika target terlihat bisa bangkit dari kandasnya hubungan (apalagi sudah memiliki pasangan baru), saat itulah kegiatan memata-matai berubah menjadi ancaman kekerasan baik psikis maupun fisik.

Dalam beberapa kasus, mantan yang menjelma menjadi penguntit tidak lagi mengenal batas mana yang boleh dilakukan dan yang tidak. Yang penting, menemukan jalan untuk mencapai tujuan.

“Seiring waktu, penguntit semakin tidak terkendali. Mereka kemudian memutuskan untuk mengambil kendali atas si target. Ancaman kekerasan sangat mungkin terjadi,” Beth mewanti-wanti.

Karenanya, dibutuhkan penanganan yang tepat jika Anda dimata-matai mantan. Bisa jadi, aksi mantan itu bukan ekspresi rasa rindu semata.

(ages / gur)

Komentar