aura('#content-light').lightGallery({ selector: '.item-img', download: false });

Mengenang dan Memaknai Dua Momen Menangis Veronica Tan yang Digugat Cerai Ahok

Monday, 8 January 2018 12:50:00 WIB | Wida Kriswanti
Mengenang dan Memaknai Dua Momen Menangis Veronica Tan yang Digugat Cerai Ahok
Veronica Tan menangis bacakan surat Ahok, Mei 2017 (Dok. Tempo)

TABLOIDBINTANG.COM - Kabar gugatan cerai Basuki Tjahaya Purnama atau Ahok terhadap istrinya Veronica Tan membuat banyak orang terkejut. Karena selama ini keduanya dikenal publik sebagai pasangan yang harmonis. Saat Ahok menjabat sebagai Plt Gubernur menggantikan Jokowi yang menjadi presiden, atau ketika diangkat menjadi Gubernur DKI Jakarta tahun 2014 - 2017, Veronica Tan selalu hadir mendampingi dalam momen - momen penting sang suami. 

Pada masa - masa tersebut, Veronica Tan banyak dilihat orang sebagai sosok wanita yang kuat dan tegar, atau mungkin tahan banting. Mengingat banyaknya goyangan dan stigma mengitari Ahok hampir selama masa kepemimpinannya di Jakarta. Akan tetapi, setelah Ahok dikenai hukuman atas kasus penistaan agama dan mengharuskannya masuk bui, ketegaran seorang Veronica Tan bisa dikatakan mulai goyang. 

Veronica Tan (Dok. Tempo)
Veronica Tan (Dok. Tempo)

Paling terlihat ketika Veronica Tan menangis saat membacakan surat dari sang suami yang memutuskan untuk tidak melakukan banding atas putusan hukumnya pada Mei 2017. Ahok saat itu sudah mencabut permohonan banding atas keputusan Pengadilan Negeri Jakarta utara yang menghukumnya dalam perkara penistaan agama, seperti dilansir Tempo.co.

Keputusan tersebut diumumkan Ahok lewat sebuah surat yang dibacakan Veronica Tan di hadapan media, Selasa 23 Mei 2017. Ketika ia mulai membaca surat tersebut, terlihat Veronica Tan terisak dan terdiam sejenak. Hingga akhirnya air matanya pun tumpah tak tertahankan.

Momen menangis Veronica Tan kedua yang juga diingat publik, yaitu ketika ia menangis di pelukan Ibu Iriana Jokowi. Veronica Tan saat itu menghadiri pernikahan anak perempuan Presiden Jokowi, Kahiyang Ayu, pada Rabu, 8 November 2017 di Solo, Jawa Tengah. Kehadirannya yang saat itu tidak didampingi Ahok diduga banyak orang menjadi penyebab tumpahnya tangisan dari kedua matanya.  

Veronica Tan (Instagram)
Veronica Tan (Instagram)

Namun berselang dua bulan, banyak orang yang kemudian menduga bahwa penyebab tangisan di pernikahan Kahiyang Ayu justru pertanda terjadinya prahara di pernikahannya dengan Ahok. Bisa jadi benar, bisa jadi tidak. Psikolog klinis dewasa dari TigaGenerasi, Anna Margaretha Dauhan kepada Aura mengatakan, bahwa menangisnya seorang wanita belum tentu karena sedih.

"Karena tangisan itu sebabnya biasanya emosi. Dan emosi tidak selalu rasional," kata Anna Margaretha Dauhan. "Juga, menangis belum tentu karena sedih. Bisa berbagai macam emosi di belakangnya. Orang yang takut, marah, atau frustasi, lelah, juga bisa menangis. Belum lagi kalau emosinya bercampur aduk," imbuhnya.

Jadi untuk menebak arti tangisan seseorang, dalam kasus ini menebak arti tangisan Veronica Tan di pernikahan Kahiyang Ayu, jelas agak sulit. Bahkan untuk momen menangis yang pertama, saat ia menangis membacakan surat dari Ahok, Anna Margaretha Dauhan mengatakan bahwa kita pun hanya bisa menduga - duga. Misalnya, bahwa ia sedih, mungkin merasa diperlakukan tidak adil, mungkin kehilangan, mungkin takut, atau mungkin gabungan itu semua.

"Kecuali ada sebab akibat yang sangat jelas. Misalnya, menangis karena ada keluaga yang meninggal atau karena kehilangan sesuatu. Pada kasus Ibu Vero di pernikahan Kahiyang Ayu, kita hanya bisa menebak - nebak. Penyebab pastinya hanya beliau yang tahu dan biasanya cukup kompleks juga, tidak hanya sesimpel karena satu sebab," pungkasnya.

(wida / wida)

Komentar