aura('#content-light').lightGallery({ selector: '.item-img', download: false });

4 Hal Positif yang Dipelajari Anak dari Ibu Bekerja

Monday, 30 October 2017 04:00:41 WIB | Rizki Adis Abeba
4 Hal Positif yang Dipelajari Anak dari Ibu Bekerja
4 Hal Positif yang Dipelajari Anak dari Ibu Bekerja (Depositphotos)

TABLOIDBINTANG.COM - Pamela F. Lenehan, pengarang buku My Mother, My Mentor, menyurvei seribu orang berusia 23-44 tahun dari berbagai latar, baik yang diasuh ibu bekerja maupun tidak.

Hasilnya, mereka yang diasuh ibu bekerja mendapat pelajaran positif tentang kemampuan hidup dan bekal ketika mereka memasuki dunia kerja, yang meliputi 4 hal berikut. 

- Kemandirian. Wanita yang bekerja mencerminkan wanita mandiri. Sejumlah 56 persen anak perempuan ibu bekerja mengatakan, ibu mereka memengaruhi mereka dalam menjadi wanita mandiri. 

- Etos kerja. Anak dengan orang tua bekerja akan memperhatikan pola kegiatan orang tua mereka di rumah dan di lingkungan kerja. Mereka akan belajar, untuk menjadi sukses dibutuhkan kerja keras, komitmen, dan tanggung jawab. “Faktanya, 50 persen anak mengatakan ibu mereka sangat membantu dalam membangun etos kerja yang kuat,” ungkap Lenehan yang merupakan ibu 4 anak.

- Kemampuan beradaptasi. Ibu bekerja sering dihadapkan pada situasi mengejutkan. Tugas dadakan, rapat tanpa persiapan, atau hal tak terduga lain yang membuat rencana pekerjaan berantakan. Sering kali, mereka juga berhadapan dengan situasi baru, seperti kantor baru, atasan baru, atau pekerjaan baru. Anak-anak ibu bekerja akan belajar dari ibu mereka menghadapi situasi baru dan beradaptasi dengan lingkungan baru sejak dini.

- Kerja tim. Ibu bekerja terbiasa bekerja dalam tim. Tidak heran jika mereka pun menerapkan kerja tim di rumah. Sebagai anggota keluarga, anak juga dilibatkan dalam kerja tim itu, misalnya dengan pembagian tugas rumah untuk membantu ibu.

Hasil survei Lenehan ini sejalan dengan hasil studi internasional yang dilakukan Kathleen McGinn dan kolega di Sekolah Bisnis Harvard, AS, pada 2015. McGinn mengungkapkan, “Anak laki-laki yang dibesarkan ibu bekerja akan belajar untuk berkontribusi dalam mengerjakan pekerjaan rumah dan lebih senang menghabiskan waktu bersama anggota keluarga.”

(riz / gur)

Komentar