aura('#content-light').lightGallery({ selector: '.item-img', download: false });

Ini Jumlah Teman yang Kita Butuhkan Saat Menginjak Usia Dewasa

Monday, 14 August 2017 18:00:00 WIB | Carisya Nuramadea
Ini Jumlah Teman yang Kita Butuhkan Saat Menginjak Usia Dewasa
Setiap orang membutuhkan persahabatan pada usia berapapun (Depositphotos)

TABLOIDBINTANG.COM - Menurut Irene S Levine, seorang psikolog dan profesor psikiatri dari NYU School of Medicine, mencari teman di usia dewasa bisa merupakan usaha yang penuh perjuangan.

Meskipun demikian, bukan berarti Anda tidak perlu berusaha untuk mencari teman. Apalagi jika Anda berada di kota baru sendirian untuk jangka waktu yang lama. 

Pertemanan sangat penting untuk kesehatan mental kita. "Memiliki teman dekat terbukti dapat mengurangi stres dan kecemasan, mengurangi risiko depresi, membuat kita merasa saling memiliki, menurunkan kolesterol dan mengurangi tekanan darah," kata profesor Levine.

Menurut psikolog Robin Dunbar, seperti halnya yang dilansir Telegraph UK, kita semua membutuhkan sejumlah teman: 5 teman dekat, 15 teman baik, dan hingga 150 teman yang berada di 'lingkaran luar' pertemanan kita.

"Setiap lapis pertemanan tersebut berhubungan dengan tingkat kedekatan emosional tertentu."

Meskipun kita berpikir bahwa hubungan jarak jauh saat ini mudah dilakukan, Skype dan sosial media tetap tidak bisa menyamakan betapa untungnya bertemu dengan seorang teman atau kenalan di dunia nyata.

Di usia yang sudah tidak muda lagi, mendapatkan teman baru ternyata menjadi tantangan tersendiri, itu karena perbedaan prioritas, latar belakang, dan pengalaman yang dialami masing - masing orang. Setiap orang pernah mengalami masa kecewa dan diperlakukan tidak sesuai ekspektasi yang membuat pertemanan menjadi tidak semudah ketika kita masih kecil dulu.

Namun, tidak perlu khawatir. Dr Steven Howell, seorang profesor psikolog dari Keystone College, Pennsylvania, mengatakan pertemanan yang didapatkan ketika seseorang dan orang lain tersebut berada dalam masa krisis (dan menyelesaikannya bersama - sama) akan lebih memungkinkan untuk dekat dibandingkan pertemanan yang tanpa 'drama'.

Selain itu, menurut Halpern, Anda perlu berlatih kalimat, "Ok, dan lalu apa yang kita lakukan?" dapat membuat dua orang bisa memiliki hubungan pertemanan jangka panjang yang baik.  

(dea / wida)

Komentar