aura('#content-light').lightGallery({ selector: '.item-img', download: false });

Hobi Belanja, Tapi Ingin Tanpa Rasa Bersalah? Ini Kiatnya

Monday, 24 July 2017 13:00:00 WIB | Carisya Nuramadea
Hobi Belanja, Tapi Ingin Tanpa Rasa Bersalah? Ini Kiatnya
Hobi belanja kerap menimbulkan perasaan bersalah (Depositphotos)

TABLOIDBINTANG.COM - Pernahkah Anda berpikir kalau belanja dapat mengobati segalanya? Atau pernahkah Anda mendapati diri Anda berada di depan kasir, bersemangat membeli selembar atasan yang diskon, lalu setelahnya Anda merasa bersalah? Pernahkah Anda melihat tas keluaran terbaru yang dipakai vlogger kesayangan Anda, lalu tanpa berpikir panjang menggasak kartu kredit Anda untuk mendapatkannya? Anda selalu ingin berhemat, tapi tidak pernah habis pikir ke mana uang Anda menghilang selama ini.

Jika ya, mungkin Anda termasuk si tukang belanja yang impulsif. Terlalu sering berbelanja hingga membuat Anda merasa bersalah setelahnya merupakan kebiasaan yang harus dihilangkan. Berikut tip menghilangkan kebiasaan belanja terlalu impulsif berikut ini.

1. Mengganti tujuan

Kadang Anda membeli sesuatu bukan karena Anda betul-betul membutuhkannya. Anda membelinya karena ingin terlihat lebih keren atau karena meniru idola Anda di media sosial, bukan karena benar-benar membutuhkannya. Coba membeli barang bukan karena terpengaruh hal-hal di luar diri Anda.

Sebenarnya, jika Anda masih sulit menghentikan intensitas belanja Anda, cobalah untuk mengubah polanya. Misalnya jika Anda sering melihat barang diskon atau barang murah, ubahlah dengan membeli satu barang mahal dan berkulitas yang betul-betul Anda sukai. Ganti tujuan belanja Anda: dari semula yang hanya sekadar ingin ‘memiliki sesuatu’ menjadi ‘untuk menemukan sesuatu yang bisa merepresentasikan diri Anda yang sebenarnya’ atau ‘untuk investasi Anda.’

2. Membangun hubungan jangka panjang

Anggap saja pakaian Anda adalah seseorang. Artinya, jika Anda membeli pakaian, Anda berarti membangun hubungan dengan pakaian itu. Jadilah lebih kritis terhadap diri Anda dan pakaian yang Anda biarkan masuk ke dalam hidup Anda. Tidak hanya memastikan sepotong pakaian berkualitas tinggi tapi juga memastikan bahwa Anda sangat menyukainya.

Temukan sukacita dalam pakaian tersebut, dan jadikan pakaian Anda teman yang membantu Anda mengungkapkan kegembiraan itu setiap kali Anda memakainya. Belajarlah berinvestasi di lemari pakaian sepeti halnya Anda berinvestasi dalam hubungan dengan orang-orang. Hargai pakaian Anda, bersyukurlah untuknya dan jagalah. Ketika Anda melihat lemari pakaian Anda, Anda menghargai masing-masing-masing bagian itu sedemikian rupa dan menginginkannya berada di sana dalam waktu yang lebih lama.

3. Miliki basic item dan jadilah lebih kreatif

Jika Anda senang dengan trend terbaru dan merasa semakin pede dan unik jika memakai trend terbaru tidak masalah. Tapi jika Anda terus-menerus membeli pakaian baru demi trend bisa jadi masalah. Cobalah untuk memiliki basic items yang klasik dan kreatiflah untuk memadupadankannya dengan item lain. Lupakan untuk berfokus pada trend ter up-to-date tapi fokuslah pada ingin tampil baik setiap hari dengan pakaian-pakaian yang bagus dan bisa dipakai sepanjang masa.

(dea / wida)

Komentar