aura('#content-light').lightGallery({ selector: '.item-img', download: false });

Collapse By Design, Ini Penjelasannya Menurut Psikolog

Thursday, 20 July 2017 17:50:00 WIB | Wida Kriswanti
Collapse By Design, Ini Penjelasannya Menurut Psikolog
Depresi bisa menyebabkan seseorang tidak peduli dengan kehidupannya (Depositphotos)

TABLOIDBINTANG.COM - Tragedi meninggalnya Oka Mahendra Putra, mantan kekasih dari Awkarin, begitu menyita perhatian publik. Penyebab kematiannya pun sempat simpang siur, antara kemungkinan bunuh diri atau karena sakit. Namun pihak keluarga, diwakili ayah Oka Mahendra, menyebut tegas bahwa penyebab meninggal putranya adalah collapse by design

"Oh, no no no! Sudah banyak berita yang simpang siur," ujar ayah Oka Mahendra Putra di San Diego Hills, Karawang, Jawa Barat, Rabu (19/7). "Dia collapse by design, karena teman-temannya," kata ayah Oka Mahendra Putra, seperti dilansir Tabloidbintang.com

Sebuah istilah yang tidak familier dalam dunia psikologis ataupun medis. Psikolog klinis dewasa Anna Margaretha Dauhan dari Pusat Informasi dan Rumah Konsultasi TigaGenerasi Jakarta kepada Aura mengatakan, bahwa ia tidak mengenal istilah tersebut, setidaknya dalam dunia psikologi.

"Terus terang saya tidak tahu apa yang dimaksud orang tua Oka mengatakan collapse by design," buka Anna Margaretha Dauhan. "Namun mungkin maksudnya karena tidak makan berhari - hari, akhirnya secara fisik Oka menurun hingga akhirnya meninggal," sambungnya.  

Sedangkan untuk masalah tidak makan selama kurang lebih dua bulan, seperti yang banyak diberitakan, Anna Margaretha Dauhan menduga hal ini bisa saja gejala depresi. "Jadi bukan secara intensional mogok makan. Tapi, karena nafsu makan memang menghilang kalau mengalami depresi," terang Anna Margaretha Dauhan. 

Depresi itu sendiri memang ditandai dengan beberapa hal. Antara lain dijelaskan Anna Margaretha Dauhan, seperti perasaan murung, sedih, gangguan nafsu makan (bertambah atau berkurang), gangguan tidur, merasa diri tidak berharga, sampai merasa hidup ini tidak berarti. 

"Jika mendengar dari berita bahwa Oka beberapa waktu terakhir terlihat murung dan kehilangan nafsu makan, bisa saja karena ada gejala depresi yang dialami," kata Anna Margaretha Dauhan. "Namun apakah ini termasuk bunuh diri atau bukan, tidak dapat disimpulkan dari sini karena penyebab kematiannya kan belum jelas. Kalau memang ada penyebab fisik (sakit), tentu tidak (termasuk) bunuh diri," pungkas Anna Margaretha Dauhan. 

(wida / wida)

Komentar