aura('#content-light').lightGallery({ selector: '.item-img', download: false });

Wah, Ternyata Ada Manfaat Baik dari Stres

Wednesday, 22 February 2017 17:00:00 WIB | Carisya Nuramadea
Wah, Ternyata Ada Manfaat Baik dari Stres
Stres bisa mendorong Anda lakukan yang terbaik (Depositphotos)

TABLOIDBINTANG.COM - Banyak orang melihat stres melulu dari sisi negatif. Bahwa stres harus dihindari, dijauhi, bahkan disembuhkan. Akan tetapi, seperti dilansir dari World Economic Forum, stres ternyata bermanfaat dan baik untuk kita.

Jon Levy, penulis buku The 2 AM Principle, mengungkapkan bahwa situasi tidak nyaman yang memicu stres bisa jadi teman terbaik kita.

Enam tahun yang lalu, Levy berinisiatif membuat sebuah ajang berkumpul, The Influencers (yang terdiri dari orang ternama atau mereka yang passionate di bidangnya), di apartemennya di Manhattan untuk berbagi tentang ide atau pengalaman hidupnya. Meskipun ide dan inisiatif itu sangat baik, awalnya Levy merasa sangat tidak nyaman dan stres ketika mengumpulkan atau hanya sekadar ngobrol dengan orang-orang asing tersebut.

Namun kini ia menjadi tuan rumah bagi 900 orang influencer yang siap membagikan cerita yang bisa mengubah hidup Anda. Salah satunya lewat buku buku The 2 AM Principle.

Menjadi bahasan utama dalam buku tersebut, yaitu tentang “optimal anxiety” atau stres yang berhubungan dengan denyut jantung. Menurutnya, “jika denyut jantung Anda tidak meningkat, Anda akan menganggap suatu tantangan menjadi mudah. Jika Anda ingin hidup terasa lebih menggairahkan, Anda harus menerima tantangan yang Anda tidak tahu bagaimana cara melaluinya.”

Levy menunjukkan penelitian di abad 20 yang dilakukan oleh psikolog Robert M. Yerkes dan John D. Dodson, tentang stimulasi (stres) yang cukup dapat membuat tubuh bekerja dengan baik. Penelitian ini kemudian didukung oleh psikolog Mihaly Csikszentmihalyi, tentang stimulasi stres yang berhubungan dengan kinerja puncak tubuh para atlet profesional.

Dalam bukunya, pendekatan ini juga cocok dengan situasi sosial. Menurutnya, daripada menghindari stres, lebih baik tetap merasakannya karena ketika denyut jantung meningkat, tubuh jadi berfungsi secara maksimal.

Stres menjadi negatif hanya jika pikiran sadar Anda mengasosiasikannya dengan kegagalan.

(dea/wida)

Komentar