aura('#content-light').lightGallery({ selector: '.item-img', download: false });

5 Kunci Menjadi Manajer Tim yang Baik (Sulit? Tidak Juga)

Thursday, 9 February 2017 05:15:01 WIB | Rizki Adis Abeba
5 Kunci Menjadi Manajer Tim yang Baik (Sulit? Tidak Juga)
Dok. Evollution

TABLOIDBINTANG.COM - Menjadi seorang team manager atau manajer tim tentu memberikan tantangan besar. Seorang manajer tim memikul tanggung jawab yang lebih besar ketimbang anggota tim.

Selain itu, pimpinan tim juga orang paling bertanggung jawab atas performa tim, juga keberhasilan dan kegagalan timnya. Karenanya tak hanya dibutuhkan keahlian mumpuni, manajer tim juga harus memiliki mental yang kuat. Sulit kah menjadi manajer tim?

Tidak juga. Selain kemampuan bekerja yang mumpuni, aturan utamanya seorang pimpinan tidak boleh terlalu bossy, juga jangan terlalu kaku dengan anak buah. Seorang pimpinan dituntut untuk bersikap profesional dan mampu menjadi role model dari anak buahnya. Sulit? Tidak juga.

Berikut 5 kunci menjadi manajer tim yang baik.

1. Berikan contoh baik
Dengan Anda dipromosikan menjadi manajer tim, tidak berarti Anda memiliki kekuatan lebih dan bisa bersantai. Anda tetap harus bekerja sebagaimana anggota tim. Kuncinya adalah kata "tim", yang berarti bekerja bersama-sama. Jika ada proyek pekerjaan yang sulit, jangan hanya duduk diam menunggu anak buah mengerjakannya.

Berikan ide-ide Anda, dengarkan ide-ide anggota tim, dan lakukan yang terbaik untuk menyelesaikan proyek tepat waktu. Bicara soal waktu, pastikan Anda tidak pernah membolos dan datang tepat waktu setiap hari. Ini untuk memotivasi anggota tim Anda melakukan hal yang sama.

Jika Anda datang ke kantor menjelang siang, lantas menegur anak buah yang pulang kerja jam 5 tepat, Anda tak akan pernah menjadi manajer tim yang berhasil. Ikuti aturan yang diterapkan untuk seluruh anggota tim, mereka akan respek dan senang bekerja di bawah kepemimpinan Anda.

2. Beri motivasi
Tak ada seorang pun yang ingin stuck di satu posisi. Berikan motivasi kepada anggota tin Anda untuk bekerja lebih baik dan mendapatkan promosi jabatan. Berikan inspirasi agar mereka meningkatkan karier dan bantu mereka mencapai impian.

Salah satu cara terbaik untuk memotivasi tim agar bisa bekerja lebih baik, mengadakan pertemuan personal dengan para anggota tim, di mana Anda bisa bicara soal kelebihan dan kekurangan mereka serta menemukan solusi efektif untuk meningkatkan produktivitas. Cobalah mendorong agar setiap anggota tim mempelajari hal baru setiap harinya.

3. Hargai setiap pencapaian
Banyak manajer yang teramat sulit mengakui pencapaian dan keberhasilan atau memuji paling tidak sekali saja, setiap kali anak buah mencapai keberhasilan atau menyelesaikan pekerjaan dengan baik. Jangan menjadi manajer yang hanya menuntut kesempurnaan, mengkritik setiap kesalahan, tetapi menutup mata atas keberhasilan.

Jika Anda seorang manajer tim, pastikan Anda tidak membuat kesalahan yang sama. Jika anggota tim Anda melakukan pekerjaan yang fantastis, beri tahu mereka bahwa mereka melakukannya dengan baik. Tim akan menghormati Anda dan mereka tidak akan pernah mengatakan Anda adalah manajer yang buruk.

4. Nikmati "happy hour"
Menjadi seorang manajer tim sukses bukan tentang pekerjaan saja. Anda juga harus tahu tentang kehidupan anggota tim Anda, minat, hobi, dan sifat mereka. Menikmati happy hour bersama dengan makan bersama, karaoke, menonton film, atau sekadar mengobrol santai di kafe bersama seluruh anggota tim adalah kesempatan bagus untuk mengenal tim Anda lebih baik, membangun persahabatan, serta memperkuat soliditas tim.

5. Akui kesalahan
Banyak orang mengalami kesulitan mengakui kesalahan mereka, terutama bila berada di posisi atasan. Ingatlah, tidak ada yang sempurna, dan setiap orang di dunia ini pernah membuat kesalahan. Tinggalkan ego di rumah dan jangan takut mengakui kesalahan Anda. Anda mungkin tidak lebih baik daripada anggota tim Anda, jadi mengapa tidak menghormati satu sama lain dan belajar dari kesalahan bersama-sama? Tim Anda akan lebih berpengalaman dan sukses jika mereka memiliki manajer tim yang baik dan bijaksana.

Meskipun Anda, sebagai manajer tim, memiliki kemampuan bekerja yang tinggi dan pengetahuan yang lebih luas, tidak berarti rekan-rekan Anda lebih buruk. Mereka mungkin tidak sepandai Anda, tetapi Anda selalu dapat membantu mereka untuk menjadi anggota tim yang lebih baik. Di atas semua itu, ketika tim berhasil, keberhasilan itu milik manajer tim juga.

(riz/yb)

Komentar