aura('#content-light').lightGallery({ selector: '.item-img', download: false });

Buang Jauh - jauh, Ini 8 Tanda Teman Anda Toksik Banget

Friday, 5 March 2021 19:30:23 WIB | Wida Kriswanti
Buang Jauh - jauh, Ini 8 Tanda Teman Anda Toksik Banget
Teman bukan berarti segala - galanya. (Depositphotos)

TABLOIDBINTANG.COM - Teman bukan berarti segala - galanya. Seperti halnya pasangan hidup, teman pun ada saja yang toksik. Artinya, harus segera dijauhi atau buang sekalian, he he he.

Namun Anda perlu lebih dulu mengetahui tanda - tanda seorang teman sudah termasuk kategori toksik. Seperti dilansir Mind Body Green, ini dia 8 tanda yang harus diwaspadai.

1. Dia membuat Anda selalu ada untuknya 24/7

Tidak secara lugas bilang "kamu harus selalu ada untuk aku", tapi tanda utamanya bisa berupa seenaknya menghubungi Anda kapanpun di manapun dan di jam - jam tidak biasa. Lalu dia membuat Anda menuruti apapun permintaannya, apakah menjemput dia, mengantarkan barang, atau bahkan menemani kegalauannya, tanpa meminta atau bertanya kesediaan Anda dulu.

2. Dia memperlakukan Anda kasar di depan orang - orang, tapi selalu berdalih 'bercanda'

Teman yang baik, tidak akan pernah kasar, sebaik apapun mood temannya. Apalagi ketika Anda sedang jelas - jelas bad mood, namun dia tetap asyik dengan gaya bercandanya. Buang saja!

3. Dia memaksa Anda mampu membaca pikirannya -- lalu kecewa ketika Anda tidak berhasil melakukannya

Teman yang baik tidak akan membuat Anda merasa tak enak hati, padahal jelas bukan kesalahan Anda sama sekali. Buang saja teman yang suka drama begini!

4. Dia membuat segala keputusan di dalam hubungan pertemanan Anda

Hei, dia itu teman, bukan bos yang harus Anda ikuti arahan dan perintahnya. Yakin, masih mau anggap teman orang semacam ini?

5. Dia berbohong pada Anda

Dia pikir, ah tidak masalah sesekali membohongi Anda, dalam hal apapun. Tapi, apapun tujuannya, apa teman berhak memperlakukan kita seenaknya?

6. Dia terobsesi dan atau melulu iri pada Anda

Teman semacam ini hanya akan melukai perasaan Anda terus. Dan seseorang yang tidak bisa melihat kita bahagia, tidak pantas disebut teman.

7. Dia menyakiti Anda secara mental, fisik, dan emosi

Apakah masih perlu dijelaskan lagi mengapa Anda harus meninggalkan teman semacam ini?

8. Anda dan dia tidak lagi memiliki sesuatu yang mengikat lagi

Ini tidak masuk kategori toksik, sih. Tapi jika Anda merasa terikat pada hubungan pertemanan yang sudah tidak terasa lagi keterikatannya, buat apa memaksa melanjutkan dan menghabiskan energi di sana? Teman TK, teman SD, atau bahkan teman sesama orang tua murid saat anak Anda TK, itu sudah terlalu jauh keterikatannya.

Komentar