aura('#content-light').lightGallery({ selector: '.item-img', download: false });

Menyembunyikan Pasangan dari Lingkungan Pergaulan dan Orang Terdekat

Saturday, 15 August 2020 14:00:13 WIB | Vallesca Souisa
Menyembunyikan Pasangan dari Lingkungan Pergaulan dan Orang Terdekat
Ilustrasi (Depositphotos)

TABLOIDBINTANG.COM - “Stashing”, Menyembunyikan Pasangan Dari Lingkungan Pergaulan dan Orang-Orang Terdekat

Mungkin Anda pernah mendengar istilah stashing? Istilah baru yang menggambarkan perilaku menyembunyikan pasangan dari lingkungan pergaulan atau orang-orang terdekat kita. Meski istilah ini lagi hangat dibicarakan orang, perilaku “kurang sehat” ini sendiri sebenarnya sudah ditemui sejak lama dan telah memakan banyak korban. Apakah Anda pernah atau sedang mengalaminya? Mengapa Disembunyikan?

Adalah lazim memperkenalkan pasangan kita kepada orang terdekat seperti teman, atau bahkan keluarga. Seperti diketahui, memiliki hubungan baik dengan teman atau keluarga masing-masing pasangan dapat berdampak baik bagi hubungan itu sendiri seperti, mudah mendapat restu untuk menikah di kemudian hari, bahkan bisa mengurangi risiko kandasnya hubungan.

Namun pasangan Anda justru menyembunyikan keberadaan Anda dari lingkungannya? Padahal rasanya tidak ada yang salah dengan hubungan yang sedang kalian jalani. Komunikasi di antara kalian juga berjalan lancar, tidak ada masalah serius yang menimpa kalian, bahkan sepertinya orang lain mendukung hubungan kalian. Lalu mengapa dia menyembunyikan Anda?

Mungkin pasangan Anda adalah seorang ‘stashers’—sebutan bagi orang yang menyembunyikan kekasihnya dari orang di sekitarnya atau stashing. Menurut profesor sekaligus kepala departemen Konseling, Dewasa dan Pendidikan Tinggi di Universitas Northern Illinois, Suzanne Degges White, PhD, LPC, LMHC, NCC, stashing mengacu pada situasi di mana seseorang enggan memperkenalkan kekasihnya kepada orang-orang penting di dalam hidupnya.

“Terkadang seseorang, entah bagaimana merasa malu dengan pasangannya. Bisa juga orang tersebut ingin menghindari drama keluarga terkait masalah kekasih atau kemungkinan terburuknya, orang tersebut berteman dengan mantan kekasihnya atau orang lain yang lebih ingin ia kencani dibandingkan pasangannya saat ini,” tukas Suzane.

Menurut pemilik layanan perjodohan Hunting Maven di Kota New York, Julia Bekker, para ‘stashers’ ini bisa juga memiliki masalah dengan komitmen. Bisa jadi ada alasan lain lagi mengapa seseorang menjadi ‘stashers’. Jika Anda baru menjalani hubungan misalnya, mungkin saja pasangan Anda masih merasa harus meyakinkan diri kalau Anda adalah orang yang tepat untuk diperkenalkan kepada teman-temannya.
Mungkin pula si dia tidak begitu akrab dengan keluarganya sehingga merasa tidak perlu memperkenalkan Anda. “Mereka mungkin juga merasa cemas dan tidak aman sehingga akhirnya merasa ragu untuk membawa pasangan dan memperkenalkan pada orang-orang terdekatnya,” ungkap Julia.

Tinggalkan Atau Bertahan?

Apapun alasannya, perilaku menyembunyikan pasangan ini jelas menyakitkan. Ketika Anda merasa sudah menjalani hubungan yang cukup lama namun si dia masih saja menyembunyikan hubungan kalian, maka ada baiknya Anda menanyakan, apa yang membuatnya menyembunyikan Anda? Tawarkanlah solusi jika memang merasaa Anda “belum pantas” untuk diperkenalkan pada orang terdekatnya. Namun jika dia memberikan alasan tidak jelas seperti misalnya mengatakan hubungan ini hanya untuk kalian berdua saja, tak perlu diketahui orang lain, maka sebaiknya Anda menyudahi hubungan.

“Jika Anda secara eksklusif berpacaran dengan seseorang dalam waktu cukup lama namun ia tidak pernah mengajak Anda menghadiri acara-acara penting, tidak pernah mengunggah kebersamaan di media sosial, bahkan tidak memperkenalkan Anda ke teman-temannya, ada kemungkinan ia merasa malu dengan keberadaan Anda. Sebaiknya akhirilah hubungan tersebut. Akan tidak baik ke depannya bagi Anda maupun dia, jika tetap melanjutkan hubungan ini ,” tegas Julia.

Menurut Julia, tidak baik bersama seseorang yang merasa malu dengan kehadiran Anda. “Bukan tugas Anda juga untuk menjadi terapis bagi pasangan Anda. Ini adalah situasi yang tidak sehat, apalagi jika Anda bersikeras tetap berada dalam hubungan tersebut,” tegas Julia.

Komentar