aura('#content-light').lightGallery({ selector: '.item-img', download: false });

Patah Hati? Coba Atasi dengan 5 Langkah Ini

Saturday, 1 August 2020 21:00:37 WIB | aura.co.id
Patah Hati? Coba Atasi dengan 5 Langkah  Ini
Perpisahan bukanlah yang hal mudah, terutama dalam suatu hubungan. (Depositphotos)

TABLOIDBINTANG.COM - Perpisahan bukanlah yang hal mudah, terutama dalam suatu hubungan. Meskipun hubungan tersebut masih seumur jagung, terapis pernikahan dan keluarga, Courtney Geter mengatakan perpisahan tersebut bisa berdampak pada kesehatan mental.

"Perpisahan dalam suatu hubungan memengaruhi kesehatan mental seseorang. Akibatnya, timbul pikiran yang salah dan menyimpang," ujarnya.

Setiap orang mengatasi perpisahan dengan cara yang berbeda, tergantung intensitas hubungan, kerentanan suatu hubungan, dan komunikasi ketika atau setelah perpisahan tersebut. "Oleh karenanya, tidak terdapat solusi yang sempurna untuk mengatasi sebuah perpisahan."

Namun, Courtney memberikan lima tip berikut untuk membantu Anda mengatasi perpisahan dalam suatu hubungan:

Hindari kebiasaan buruk

Jauhkan diri dari kebiasaan buruk seperti mengonsumsi alkohol atau makanan secara berlebihan setelah Anda putus dari sebuah hubungan. Karena kebiasaan tersebut akan berdampak buruk dalam jangka panjang.

Tetap lakukan aktivitas seperti biasa

Setelah patah hati, rasanya Anda ingin mengurung diri sepanjang hari di kamar. Namun, Courtney menyarankan Anda untuk melakukan aktivitas Anda seperti biasa, misalnya pergi bersama teman, berolahraga, dan lainnya.

Curhat

Ceritakan kondisi Anda pada teman terdekat karena biasanya merekalah yang lebih siap membantu Anda menghadapi masa sulit tersebut, seperti dilansir laman Brit+Co.

Buat diri merasa lebih baik
 

Cari sesuatu yang bisa membuat Anda merasa lebih positif, baik itu gambar atau kutipan. Usahakan Anda tidak mengalami kesedihan yang berlarut-larut.

Ubah pola pikir

Ubah pikiran negatif Anda menjadi positif. Kebiasaan tersebut akan membantu Anda melihat perspektif lain dari sebuah perpisahan. "Saya mendorong mereka mengeluarkan semua perasaan negatif setelah putus. Jika Anda mengeluarkan rasa malu dan semua hal negatif, otomatis semua pikiran negatif juga akan ikut keluar."

Komentar