aura('#content-light').lightGallery({ selector: '.item-img', download: false });

20 Nasihat untuk Menghadapi Krisis Seperempat Abad Hidup 

Saturday, 11 July 2020 20:00:23 WIB | aura.co.id
20 Nasihat untuk Menghadapi Krisis Seperempat Abad Hidup 
Usia 20-an merupakan masa peralihan dari remaja menuju dewasa. (Depositphotos)

TABLOIDBINTANG.COM - Usia 20-an merupakan masa peralihan dari remaja menuju dewasa. Lepas dari bangku sekolah, menuju dunia kerja. Di usia ini, semua tanggung jawab moral dan finansial sudah mulai diemban sendiri.

Namun terkadang masa awal menapaki dunia kerja merupakan masa yang menimbulkan keresahan. Kemampuan finansial yang belum cukup untuk menjadi bekal hidup mandiri sering kali memicu kegalauan. Hal ini mengundang quarter-life crisis atau krisis seperempat abad hidup. 

Krisis seperempat abad hidup melanda mereka yang merasa pesimistis, karena kehidupan di dunia kerja tidak seindah yang dibayangkan. Terlalu banyak usaha yang perlu dilakukan, jalan yang mesti ditempuh, dan masalah yang harus dihadapi demi mencapai impian. Ditambah lagi berbagai tekanan dan tuntutan lingkungan.

Belum-belum, banyak yang menyerah. Bagaimana agar tidak terpuruk dalam krisis dan bangkit untuk menatap masa depan yang lebih baik? Nasihat-nasihat di ini mungkin akan “menampar” sekaligus membuat Anda bangkit dan lebih bersemangat melewati krisis seperempat abad hidup.

1. Kapan saat yang tepat untuk memulai semua rencana? Sekarang! Kebiasaan menunda-nunda hanya akan membuat Anda kehilangan waktu dengan sia-sia. 

2. Banyaklah bertanya dan mendengarkan. Ini bukan lagi kehidupan kampus, di mana Anda merasa tahu segalanya—padahal sebenarnya tak punya semua jawaban atas pertanyaan hidup. Dengarkan nasihat dan pengalaman para mentor karena Anda akan belajar sesuatu dari semua itu. Belajar akan memberikan pengetahuan, pengetahuan adalah kekuatan!

3. Jika seseorang berkata Anda tak bisa apa-apa, abaikan. Ketika seseorang berkata tak mungkin Anda menggapai impian Anda, itu hanya karena mereka tak bisa melakukannya atau terlalu pengecut untuk mencoba. Yakinlah akan diri Anda sendiri.

4. Jangan berharap sukses akan datang tiba-tiba. Berusahalah meraihnya. Inginkan hal itu seperti Anda menginginkan untuk bernapas setiap saat.

5. Usia 20-an berarti Anda harus membayar semua tagihan pulsa telepon, bensin, ongkos perjalanan, dan membeli makanan sendiri. Jangan menyerah. Tak perlu membanding-bandingkan hidup Anda dengan orang lain. Kualitas hidup Anda tergantung pada upaya dan kerja keras Anda untuk mewujudkan semua yang diinginkan.

6. Jangan menunggu sampai pensiun untuk menjalani kehidupan yang Anda inginkan. Wujudkan sekarang dengan melakukan apa yang Anda sukai. Kata Steve Jobs, pendiri Apple Computer, “Satu-satunya cara melakukan pekerjaan besar adalah mencintai pekerjaan Anda.” 

7. Singkirkan mereka yang tidak menambah nilai baik dalam hidup Anda. Kelilingi diri Anda dengan orang-orang berpikiran terbuka, termasuk teman-teman dan pacar.

8. Banyaklah membaca. Ini cara yang sangat efektif untuk membuka wawasan, menemukan ide, mengembangkan wawasan, dan menambah pengetahuan baru. Terlalu banyak membaca tidak akan memberikan kerugian untuk Anda.

9. Pelajaran di sekolah akan membuka jalan untuk mencari penghasilan. Namun kemampuan dan keahlian Anda akan terus terasah dengan banyaknya pengalaman hidup. Jangan pernah puas dengan apa yang telah didapat. Warnai hari-hari Anda dengan hal-hal baru untuk memperkaya pengalaman dan mempertajam kemampuan Anda.

10. Jangan menyiksa diri. Hidup hanya sekali, jalani dengan berkualitas. Tidak perlu memforsir tenaga untuk terus-terusan bekerja. Ingatlah untuk tetap berolahragalah, mengonsumsi makanan sehat, dan beristirahat dengan cukup. 

11. Lakukan yang terbaik dalam semua hal. Kerahkan seluruh kemampuan saat ini juga. Apa yang Anda lakukan sekarang akan berpengaruh pada masa depan. Peter Drucker, Bapak Manajemen Modern, mengatakan, “Cara terbaik untuk memprediksi masa depan adalah dengan menciptakannya.”

12. Terkadang diri sendirilah sumber semua drama hidup, konflik, dan masalah. Jangan terlalu keras kepala untuk tidak mengakuinya. Mengakui kesalahan bukan berarti kalah. Berubahlah demi diri Anda yang lebih baik.

13. Agar bisa terus berkembang, Anda harus berani keluar dari zona nyaman. Tak seorang pun yang berhasil melakukan sesuatu yang hebat hanya dengan menunggu hal itu datang dengan sendirinya.

14. Semua orang berhak memberikan opini tentang Anda. Namun itu hanya opini, tidak semuanya sesuai fakta.

15. Saat ragu, sederhanakan keraguan itu dengan meminimalkan pendapat. Dengarkan kata hati Anda. Hidup akan serumit keraguan Anda bila terlalu banyak jalan yang dipilih, terlalu banyak interaksi dengan orang lain. Permudah hidup Anda dengan membuang penyebab stres.

16. Berhentilah menilai orang lain. Berpikirlah secara objektif. Lagi pula, terlalu sibuk menilai orang lain akan membuat Anda lupa pada kesalahan yang diperbuat diri sendiri. Alih-alih menguras energi untuk menilai orang lain, introspeksi.

17. Jangan lepas kontrol dari keluarga. Meski memutuskan hidup mandiri, jadikan keluarga sebagai sumber energi dan motivasi untuk terus maju. Dukungan dan kontrol dari keluarga akan membuat Anda tetap di jalur yang benar.

18. Berikan hadiah untuk diri Anda. Liburan, makan enak, bersantai, lakukan ap apun yang membuat Anda bahagia. Anda layak mendapatkannya sesekali sebagai imbalan atas kerja keras yang telah dilakukan.

19. Periode usia 20-an ini hanya akan berlangsung selama sepuluh tahun. Nikmatilah setiap waktu, manis dan pahitnya, karena masa itu tidak akan kembali lagi. 

20. Banyak-banyak bersyukur atas apa yang telah Anda dapatkan. Terkadang Anda terlalu sibuk mencari-cari hal yang belum didapat, padahal telah begitu banyak nikmat di depan mata.

Komentar