aura('#content-light').lightGallery({ selector: '.item-img', download: false });

Jika Merasa Belum Memiliki Hati yang Cantik, Jangan Paksakan Diri Bersikap Cantik

Saturday, 30 May 2020 20:00:23 WIB | aura.co.id
Jika Merasa Belum Memiliki Hati yang Cantik, Jangan Paksakan Diri Bersikap Cantik
Ilustrasi vantik. (Depositphotos)

TABLOIDBINTANG.COM - Jika Anda menyadari telah melakukan “ramah yang salah” atau terkesan murahan, masih ada jalan keluar terbaik yang bisa dilakukan. Anggia Chrisanti, konselor dan terapis di Biro Konsultasi Psikologi Westaria, mengungkapnya dalam poin-poin berikut ini.

1. Karena ramah itu dari hati, jadi pastikan hati Anda memang cantik – sehat secara psikis, positif secara emosi. Jika merasa belum memiliki hati yang cantik, jangan memaksakan diri bersikap cantik. Karena Anda hanya akan terlihat “fake” (palsu).

2. Pusat dunia ini adalah diri Anda sendiri. Untuk bisa percaya pada orang lain, maka harus terlebih dulu percaya pada diri sendiri. Jika ingin berbuat baik pada orang lain, maka harus terlebih dulu berbuat baik pada diri sendiri. Banyak orang mengorbankan dirinya untuk kebahagiaan orang lain. Berusaha bersikap ramah dan baik kepada orang lain, namun mengabaikan perasaan diri sendiri. Ini tidak masuk akal, karena Anda harus menyayangi diri sendiri dulu, baru menyayangi orang lain.

3. Skeptis, galak, atau antipati? Jika merasa inilah diri Anda, bisa diperkirakan ada yang belum tuntas (unfinished bussiness) antara diri Anda dengan masa lalu (secara emosi). Biasanya, (lagi-lagi) didasari rasa tidak percaya kepada diri sendiri atau dibiasakan (dengan pola asuh) untuk tidak mudah percaya kepada orang lain. Cenderung “melihat gelas setengah kosong daripada melihat gelas setengah terisi”. Tanpa sadar selalu melihat segala sesuatu dari sudut negatif ketimbang positif.

4. Jadilah diri Anda sendiri. Ini pilihan paling aman. Kalau memang masih belum tuntas dengan diri sendiri, masih belum bisa baik, ramah, dan percaya kepada diri sendiri, jangan memaksakan berbuat atau berperilaku sebaliknya. Bukan cuma akan sia-sia (karena orang lain akan melihat kepalsuan Anda), tapi Anda juga tanpa sadar melukai diri sendiri.

Menekan dan memaksakan untuk berbuat sebaliknya, bukan seperti apa yang seharusnya, hanya akan membuat diri Anda lelah. Daripada begitu, perlahan tapi pasti, selesaikan sedikit demi sedikit masalah dalam diri Anda. Mungkin akan membuat Anda terkejut karena setiap harinya Anda akan menjadi orang yang lebih baik dari sebelumnya.

Komentar