aura('#content-light').lightGallery({ selector: '.item-img', download: false });

Anak Berpacaran Sebelum Waktunya, Haruskah Orang Tua Melarang?

Saturday, 30 May 2020 17:00:23 WIB | aura.co.id
Anak Berpacaran Sebelum Waktunya, Haruskah Orang Tua Melarang?
Menginjak usia remaja, biasanya anak mulai tertarik dengan lawan jenis dan mengenal konsep berpacaran. (Depositphotos)

TABLOIDBINTANG.COM - Menginjak usia remaja, biasanya anak mulai tertarik dengan lawan jenis dan mengenal konsep berpacaran. Sering kali para orang tua bingung menjelaskan atau mengingatkan anak untuk tidak berpacaran sebelum waktunya.

Idealnya, orang tua bisa mulai mengenalkan konsep pacaran ketika anak duduk di bangku sekolah dasar (SD). Psikolog Ajeng Raviando menganjurkan para orang tua memulainya dengan membagikan pengalamannya kepada anak.

"Orang tua bisa menceritakan pengalaman ketika pacaran kepada anak. Contohnya, 'Dulu Mama sama Papa pacaran ketika sudah kuliah loh dan meski pacaran, Mama sama Papa tetap fokus belajar," tuturnya melalui sambungan telepon. Tujuannya agar anak memperoleh pembekalan dan tidak mengikuti informasi dari pihak luar yang belum tentu benar.

Jika pembekalan tersebut tidak diberikan oleh orang tua dan anak terlanjur berpacaran sebelum waktunya, orang tua wajib memberikan pendampingan kepada anak. "Beritahukan anak apa saja dampak dari pacaran itu."

Orang tua, menurut Ajeng, tidak disarankan untuk memaksa anak putus dengan pacarnya. Karena hal ini bisa memicu anak menarik diri dari orang tuanya.

Komentar