aura('#content-light').lightGallery({ selector: '.item-img', download: false });

4 Langkah Sederhana Membuat Hubungan Tetap Bergairah

Friday, 20 December 2019 23:30:23 WIB | Vallesca Souisa
4 Langkah Sederhana Membuat Hubungan Tetap Bergairah
Gairah dalam hubungan suami istri itu penting, meski pernikahan telah berjalan bertahun-tahun. (Depositphotos)

TABLOIDBINTANG.COM - Pekerjaan, anak-anak, maupun urusan rumah tangga terkadang menguras tenaga dan pikiran sehingga kita tak lagi merasakan percikan asmara sehangat semasa pacaran. Bertahun-tahun menikah, melakukan rutinitas yang sama, hubungan terasa jenuh dan kehilangan gairahnya. Menurut psikolog dan pakar hubungan yang juga pemilik lembaga konseling hubungan PassionSmiths di London, Madeleine Mason, gairah dalam hubungan suami istri itu penting, meski pernikahan telah berjalan bertahun-tahun.

“Dibutuhkan dua hal agar gairah tetap menyala, yakni menjaga dan membangun hubungan,” ungkap Madeleine. Menjaga hubungan artinya tetap melakukan rutinitas, aturan dalam hubungan sesuai komitmen, juga memperhatikan kebutuhan masing-masing. Ini hal-hal yang menurut Madeleine sifatnya bisa membosankan bagi beberapa pasangan, seperti belanja kebutuhan bulanan.

Bagaimanapun setiap rumah tangga punya rutinitas. Sesuatu yang dilakukan secara konsisten itu baik. Namun adanya variasi dalam rutinitas itu juga penting. “Ini aspek yang sering terlupakan, membuat variasi atau membangun hubungan. Ada kreativitas, kesenangan, dan empati di dalamnya,” bilang Madeleine. Tidak harus memakan biaya. Terkadang sesuatu yang sederhana malah efektif mengembalikan gairah yang memudar.

Tampil menarik

Saat masih berpacaran, kita ingin tampil menarik di hadapan kekasih. Setelah menikah, menjadi ibu rumah tangga, sering kali merasa tak punya waktu dan tenaga untuk memperhatikan penampilan. Lalu tampil dengan daster dan rambut awut-awutan. Madeleine menegaskan, tampil menarik bukan berarti harus terlihat bak model. “Salah satu klien pria saya pernah berkata, dia tidak menuntut istrinya langsing. Dia hanya ingin istrinya rapi, enak dilihat. Itu membuat si suami merasa senang dan dihargai juga.” Dengan rambut tersisir rapi, menggunakan pakaian yang sepantasnya dan wangi, selain menyenangkan suami, juga akan membuat diri kita nyaman. “Wanita yang nyaman dengan dirinya, peluang keharmonisan pernikahannya lebih besar,” ungkap Madeleine. Jadi tetaplah menjaga penampilan. Sesekali dalam momen khusus, boleh berdandan sedikit berbeda untuk memberi kejutan kepada pasangan.

Mendengarkan pasangan dengan saksama

Kesannya sepele, tapi penting. Adalah kebutuhan dasar manusia untuk didengarkan. Apalagi pasangan Anda. “Tanyakan kepadanya, bagaimana hari-harinya di kantor? Biarkan dia bercerita dan dengarkan dengan rasa tertarik. Seorang klien saya bercerai karena istrinya tak pernah mendengarkan. Istrinya hanya sibuk bercerita tentang dirinya dan mengeluh. Sadarilah, pasangan Anda juga ingin didengarkan dan dipahami. Dengan mendengarkannya, Anda tahu apa keinginan dan kebutuhannya yang paling mendasar,” papar Madeleine.

Jangan berhenti berkencan

Masa pacaran dulu, jelang malam minggu kita antusias membayangkan, mau dibawa ke mana oleh si dia? Sayang, banyak dari kita hanya berkencan di masa pacaran. “Padahal kencan tetap perlu dilakukan setelah menikah. Tidak harus kencan di luar. Bisa saja kencan di rumah, tapi mengubah atau membuat suasana baru,” Matthew Hussey, pakar hubungan dan pelatih kencan dari Inggris, menambahkan. Misalnya, makan piza sambil menonton film di rumah dengan cahaya lilin. Atau Anda bisa mengusahakan kejutan makan malam di rumah. Sambut suami yang baru pulang dari kantor dengan nyala lilin, bunga, dan hidangan kesukaannya di meja makan.

Memberi sentuhan fisik

Sentuhan fisik salah satu kunci penting dalam hubungan. Terkadang karena sibuk, kita bahkan lupa kapan kali terakhir memeluk atau membelai rambut pasangan. Matthew menyarankan, berikanlah pasangan Anda pelukan pagi atau malam sepulang kerja. Elus punggungnya, genggam tangannya, atau bahkan tawarkanlah pijatan kepadanya. “Sentuhan-sentuhan fisik ini meningkatkan hormon oksitosin, yang membangun keintiman, membuat Anda merasa lebih dekat, bahagia, dan dipenuhi cinta.” Tahap selanjutnya, tentu saja seks. Tidak harus suami yang berinisiatif, terkadang Anda harus percaya diri memulainya. Ini memberikan tantangan tersendiri bagi pasangan. Ketahui juga keinginan terpendam atau fantasi seksnya dan berikan kejutan kepadanya.

Komentar