aura('#content-light').lightGallery({ selector: '.item-img', download: false });

Tantangan Menatap Mata Pasangan Tiga Menit, Berani Mencoba?

Saturday, 7 December 2019 01:00:23 WIB | Wida Kriswanti
Tantangan Menatap Mata Pasangan Tiga Menit, Berani Mencoba?
Bukan tanpa alasan mata disebut jendela hati. (Depositphotos)

TABLOIDBINTANG.COM - Bukan tanpa alasan mata disebut jendela hati. Karena hanya lewat mata, sesuatu yang paling rahasia sekalipun bisa terungkap. Seperti kata pepatah, bibir bisa berdusta, tapi mata tidak.

Psikolog Elizabeth Santosa menyebut mata adalah segala-galanya. “Kita bisa memberi pesan lewat mata dan mata bisa berbicara lebih banyak (ketimbang perkataan lewat bibir),” ujarnya. “Keindahan lainnya, karena mata bisa membangun trust and intimacy. Hanya dengan saling menatap, sebuah hubungan bisa dibangun,” lanjut Elizabeth yang menulis buku Raising Children in Digital Era.

Terkait hal tersebut, Elizabeth menantang setiap pasangan, suami dan istri, untuk melakukan kontak mata selama beberapa menit. Kemudian lihat apa yang terjadi.

“Tiga menit cukup, suami dan istri saling menatap eye to eye,” kata Elizabeth. Kalau terasa canggung, bisa jadi karena merasa tidak nyaman. “Kalau merasa nyaman, sih berarti tidak ada masalah. Nah, kalau merasa tidak nyaman (dengan pasangan)?”

Mengidentifikasinya mudah. Elizabeth menyebutkan, mata yang menunjukkan sinyal positif adalah mata yang membesar, lebih antusias, lebih tertarik. Sebaliknya, rasa tidak nyaman dapat terlihat bila mata terlalu banyak berkedip atau tidak berkedip di waktu yang tepat.

Hmm, berani mencoba tantangan ini?

Komentar