aura('#content-light').lightGallery({ selector: '.item-img', download: false });

5 Cara Menghentikan Sikap Obsesif Pada Mantan dan MOVE ON!

Tuesday, 5 November 2019 18:00:26 WIB | Vallesca Souisa
5 Cara Menghentikan Sikap Obsesif Pada Mantan dan MOVE ON!
Hentikan sikap obsesif (ilustrasi Deposit Photos)

TABLOIDBINTANG.COM - Putus dan mengakhiri semua bentuk ikatan hubungan dengan pasangan, mungkin salah satu hal tersulit dalam perjalanan asmara. Tidak semua orang bisa menerima perpisahan dengan legowo (lapang dada). Banyak orang justru malah terus kepikiran mantannya.

Yang terburuk, jadi obsesif dan mengada-ada. Anda mulai berpikir, bagaimana hidupnya tanpa Anda. Berpikir si mantan pasti menyesal telah memutuskan Anda. Anda mulai menguntit dia di sosial media, mencari tahu siapa cewek yang sedang dekat dengannnya saat ini, apa saja aktivitasnya, lalu mulai berpikir kemungkinan Anda bisa kembali padanya. Apakah Anda mulai bertindak seperti ini? Jika dirasa demikian, ini beberapa hal yang bisa Anda lakukan agar bisa kembali berpikir sehat dan MOVE ON!

1. Hentikan Sesaat Aktivitas di Sosial Media
Ya, tak dapat dimungkiri, melupakan seseorang di zaman ini lebih sulit. Sosial media memungkinkan Anda melihat orang yang pernah Anda kasihi, segala aktivitasnya, bahkan setiap orang yang terkoneksi dengannya. Buka Instagram, muncul foto dia seketika. Ah, ini memang bikin wanita tambah sulit untuk tidak obsesif pada pasangan maupun mantan pasangan.
Maka, menurut psikoterapis dan pakar hubungan, Toni Coleman, hal pertama yang harus dilakukan adalah, mematikan sosial media Anda untuk beberapa waktu lamanya. Kalau ini tak memungkinkan,. Maka Anda bisa “Unfollow” atau “Unfriend” atau “Block” sementara si mantan di Instagram, juga teman-teman yang terkoneksi dengannya. Setidaknya, sampai Anda bisa melupakan masa lalu Anda bersamanya.
“Ini untuk mencegah Anda melihat postingan atau laman dia maupun mutual friends-nya, yang memungkinkan Anda bisa melihat foto atau mendengar kabar tentang sang mantan,” terang Toni Coleman.

Berhenti kuntit mantan pacar Anda (Deposit Photos)
Berhenti kuntit mantan pacar Anda (Deposit Photos)

2. Singkirkan Barang-Barang yang Bisa Mengingatkan Anda Padanya
Singkirkan apapun itu, dari barang kecil yang sepele, seperti kartu, surat, foto sampai hadiah yang mahal, perhiasan, hingga baju terindah dari dia, misalnya. “Ini semua adalah hal-hal yang bisa mengingatkan Anda padanya, kemudian memicu kembali ikatan emosi, dan membuat Anda tenggelam dalam obsesi yang tak realistis,” bilang Toni Coleman.

3. Dapatkan Dukungan dari Teman yang Smart dan Positif
Berusahalah untuk tidak sendirian, ketika Anda tengah berusaha melawan masa lalu atau melupakan mantan. “Minta bantuan teman, untuk mengingatkan Anda agar berhenti membicarakan tentang mantan,” jelas pakar hubungan, Dr. Gray Brown. Tapi Anda juga harus memilih teman yang realistis dan positif. Karena ada juga, teman wanita yang demi menghibur temannya, malah memberi kata-kata yang mengada-ngada, yang seolah memberi harapan si dia akan menyesal dan kembali pada Anda. Tipe seperti Ini enggak recommended, sih. Seriously not, ladies!

4. Hindari Kemungkinan Kontak Dengannya
Apapun itu, baik kontak langsung, maupun melalui ponsel, bila Anda merasa diri Anda lemah, Toni Coleman menyarankan sebaiknya Anda menerapkan aturan pada diri Anda sendiri untuk tidak menghubunginya untuk sementara waktu. Hapus nomornya kalau perlu dari ponsel Anda. Berusaha hindari kontak langsung juga, bila memungkinkan. “Yang terjadi adalah, wanita suka tidak rasional dalam keadaan emosional. Takutnya, jika Anda mencoba mengirim pesan atau menghubunginya dan merespons, Anda berpikir dia masih punya perhatian atau rasa. Demikian sebaliknya, jika dia kebetulan menghubungi Anda, Anda menyalahartikan sebagai bentuk perhatian. Jadi, lebih baik memutus komunikasi sesaat, agar mengurangi sikap obsesif yang tidak realistis,” bilang Toni Coleman.

Mulailah rencanakan masa depan (Deposit Photos)
Mulailah rencanakan masa depan (Deposit Photos)

5. Sibukkan Diri dengan Rencana Masa Depan
Buat rencana untuk mengembangkan diri Anda, membuat diri Anda lebih maju dari pada saat ini. Bayangkan, bagaimana indahnya hidup Anda bila bisa menggantikan rasa kehilangan dengan sebuah prestasi yang gemilang di pekerjaan. “Buatlah rencana yang detil untuk mencapai visi hidup baru ini. Ini tentu akan membuat diri Anda sibuk, lupa akan dirinya, dan enggak akan mengutak-atik hidup dia lagi,” terang Dr. Gray Brown.

Selamat mencoba untuk MOVE ON!

(val / ray)

Komentar