aura('#content-light').lightGallery({ selector: '.item-img', download: false });

Kegagalan dalam Karier Bisa Jadi Pertanda Baik, Ini Penjelasannya

Monday, 9 September 2019 22:00:23 WIB | Rizki Adis Abeba
Kegagalan dalam Karier Bisa Jadi Pertanda Baik, Ini Penjelasannya
Gagal tidak selamanya buruk. (Depositphotos)

TABLOIDBINTANG.COM - Apa kegagalan paling “membanggakan” dalam karier Anda? Pertanyaan ini mungkin membingungkan, namun mulai saat ini mulailah memandang kegagalan dari sisi berbeda. Gagal tidak selamanya buruk. Kegagalan yang membanggakan adalah kegagalan yang menjadi titik awal kesuksesan Anda. Hampir semua orang sukses pernah mengalami kegagalan. Bill Gates merasakan pahitnya kegagalan saat mendirikan perusahaan Traf-O-Data, Steve Jobs pun mengalami hal yang sama ketika mengembangkan produk Apple Lisa, J.K. Rowling juga berkali-kali dicampakkan penerbit, bahkan Walt Disney pernah dipecat sebuah perusahaan media karena dianggap kurang imajinatif dan kreatif.

Kami jadi teringat Buster Moon, karakter koala di film animasi Sing. Moon dengan lantang mengatakan, kegagalan adalah kesempatan untuk bangkit. “Satu hal yang kusukai dari kegagalan. Kau hanya punya satu pilihan, yaitu bangkit,” kata Moon, pemilik usaha teater pertunjukkan yang tidak hanya gagal, tetapi hancur lebur. Belajarlah dari Moon si koala optimis. Pandanglah kegagalan dari sisi positif, seperti apa?

Kegagalan pertanda Anda bertumbuh

“Jika Anda tidak pernah mengalami kegagalan besar, berarti Anda tidak pernah mencoba sesuatu yang baru. Itu berarti Anda tidak pernah melakukan yang terbaik,” kata Dr. Katherine Brooks, direktur eksekutif di Pusat Karier Universitas Vanderbilt, Tennessee, Amerika.

Untuk mencoba hal-hal baru, Anda harus mendorong diri keluar dari zona nyaman dan ini terkadang berarti menceburkan diri Anda pada kesulitan. Anda mungkin mempermalukan diri atau mengecewakan seseorang. Namun semua kesulitan dan rasa sakit itu mengindikasikan bahwa Anda sedang bertumbuh. Cobalah hal-hal baru, bisa dengan mencoba pekerjaan baru, pindah ke tempat baru, atau bertemu orang-orang baru.

(Depositphotos)
(Depositphotos)

Kegagalan berarti Anda terus berproduksi

Selama dua dekade psikolog sosial dari Universitas California, Dean Simonton, Ph.D, mempelajari soal kegeniusan dan kreativitas manusia. Ia menemukan bahwa genius bisa dipadankan dengan kata sibuk. Simonton memberi contoh seniman genius asal Spanyol di abad ke-20, Pablo Picasso, yang tidak pernah berhenti dari kesibukannya. Sebelum menciptakan karya lukisan masterpiece-nya, Guernica, Picasso terlebih dahulu membuat puluhan sketsa. Banyak di antara sketsa-sketsa tersebut gagal dan tidak terselesaikan. Meski begitu sketsa-sketsa tersebut memegang peranan penting dalam proses terciptanya salah satu karya besar Picasso. Tanpa adanya sketsa-sketsa itu maka tidak akan tercipta Guernica.

Di bidang apa pun yang Anda kerjakan sekarang, untuk menghasilkan sebuah pekerjaan besar, Anda terlebih dahulu harus mengerjakan hal-hal kecil. Tidak ada cara lain. Seperti halnya Picasso, tidak semua pekerjaan Anda akan menjadi mahakarya. Namun sekecil apa pun pekerjaan yang Anda selesaikan, itu akan menjadi dasar kemajuan karier dan modal dalam membangun portfolio sebagai bekal meraih pencapaian lebih besar.

Kegagalan membuka wawasan

Kegagalan, betapa pun menyakitkannya, adalah kesempatan untuk menganalisa kesalahan yang telah Anda perbuat sehingga akan membuka wawasan Anda. Contohlah Kolonel Sanders, pendiri gerai ayam goreng paling populer di dunia, Kentucky Fried Chicken. Butuh waktu bertahun-tahun dan ratusan eksperimen sampai ia menemukan resep dan cara membuat ayam goreng yang enak disantap. Sanders tidak menyerah meski percobaan membuat ayam goreng berkali-kali tidak sesuai harapan. Ia terus menganalisa apa yang kurang dan apa yang salah dari caranya mengolah ayam goreng. Sanders telah berusia 62 tahun ketika membuka gerai KFC pertamanya di Utah, Amerika Serikat. Gerai ini yang menjadi cikal bakal salah satu bisnis waralaba paling tua dan terkenal di seluruh dunia. Jadi, apa kegagalan paling membanggakan Anda? Jika tidak ada, berarti masih banyak hal dan tantangan yang perlu Anda taklukkan.

(riz)

Komentar