aura('#content-light').lightGallery({ selector: '.item-img', download: false });

Penelitian: Orang Tua Lebih Bahagia Jika Anak Tinggal Terpisah Setelah Dewasa

Wednesday, 21 August 2019 08:00:10 WIB | Rizki Adis Abeba
Penelitian: Orang Tua Lebih Bahagia Jika Anak Tinggal Terpisah Setelah Dewasa
Pasangan tua (Deposit Photos)

TABLOIDBINTANG.COM - Kehadiran anak di tengah keluarga tentunya menjadi hal yang sangat diharapkan pasangan suami istri. Keberadaan anak tidak hanya menambah semarak keluarga, namun juga memberikan kebahagiaan bagi pasangan.

Namun rupanya kebahagiaan yang dirasakan orang tua saat tinggal bersama di satu rumah dengan anaknya saat anak masih kecil akan mengalami perubahan seiring pertambahan usia.

Setelah anak menjadi dewasa, maka orang tua akan merasa lebih bahagia jika tinggal terpisah dengan anak. Hal ini diungkapkan oleh penelitian yang dilakukan oleh tim peneliti di Universitas Christoph Becker di Heidelberg, Jerman. Para peneliti mengungkapkan bahwa orang tua akan lebih bahagia ketika anak-anak mereka sudah hidup mandiri dan terpisah dari orang tua saat dewasa.

Pasangan tua (Deposit Photos)
Pasangan tua (Deposit Photos)

Para peneliti melakukan pengamatan terhadap 55 ribu orang berusia di atas 50 tahun di 16 negara Eropa tentang kesejahteraan mental mereka. Hasilnya menunjukkan aspek positif dari dominasi peran orang tua ketika bertambah usia.

“Hasilnya menunjukkan bahwa hubungan negatif antara anak dengan kesejahteraan dan kesehatan mental orang tua tidak bisa digeneralisasi pada orang tua yang anak-anaknya sudah meninggalkan rumah,” ungkap studi.

Setelah menjadi dewasa, anak-anak bisa menjadi salah satu bentuk dari dukungan sosial untuk orang tua. Dan para peneliti menunjukkan bahwa jaringan dukungan sosial yang diberikan oleh anak-anak yang sudah tinggal terpisah dengan orang tua berasosiasi dengan kebahagiaan yang lebih besar dan rasa kesepian yang lebih kecil, juga bisa bertindak sebagai penghalang hal-hal yang memicu stres.

“Karena stress berkaitan dengan menyeimbangkan pekerjaan dan kehidupan pribadi, serta kompetisi dalam mengasuh anak, begitu orang sudah lanjut usia dan anak-anaknya meninggalkan rumah, pentingnya keberadaan anak sebagai pengasuh orang tua dan pendukung sosial bagi orang tua mungkin bisa meredakan (stres),” lanjut studi.

Dalam studi itu juga disebutkan, anak-anak yang tetap tinggal di rumah orang tuanya setelah dewasa justru menunjukkan efek negatif pada kesejahteraan orang tua.

(riz / ray)

Komentar