aura('#content-light').lightGallery({ selector: '.item-img', download: false });

Hidup dengan Pasangan Pecandu Narkoba, 5 Hal ini Bisa Mencegah Anda Ikut Terjerumus

Thursday, 25 July 2019 12:00:23 WIB | Nanda Indri Hadiyanti
Hidup dengan Pasangan Pecandu Narkoba, 5 Hal ini Bisa Mencegah Anda Ikut Terjerumus
Memiliki pasangan pecandu narkoba ternyata bukan hal mudah untuk dihadapi.

TABLOIDBINTANG.COM - Memiliki pasangan pecandu narkoba ternyata bukan hal mudah untuk dihadapi. Baik dalam hubungan asmara atau pernikahan, narkoba jelas memberikan dampak negatif. Salah satunya adalah dapat menulari pasangan menjadi pecandu juga.

Seperti yang dialami oleh Michael (bukan nama sebenarnya). Michael terbuka bahwa dia dan pasangannya menggunakan narkoba bersama-sama.

Katanya, hanya ada dua kemungkinan jika seseorang hidup dengan pecandu: melarang keras dan bersikap dingin atau ikut “berpartisipasi” dalam pesta obat-obatan.

Michael mengatakan pacarnya rela menggunakan obat-obatan karena ingin sepemahaman dengannya. Mereka memiliki perbedaan selera musik. Dengan menggunakan narkoba, sang pacar berpikir akan menyukai musik yang sama dengan Michael.

(Depositphotos)
(Depositphotos)

Sampai satu ketika, mereka mengkonsumsi narkoba bersama-sama lalu setelahnya mereka saling pandang dan timbul pemikiran-pemikiran tentang hubungan mereka yang selama ini terlalu dipaksakan.

Ternyata bukan hanya Michael yang berpikiran seperti itu. Sang pacar juga sependapat, dan akhirnya mereka memutuskan berpisah tak lama setelahnya. Sang pacar akhirnya menyesali keputusan menjadi pecandu narkoba, karena tidak mudah untuk lepas dari ketergantungan. 

Berikut lima hal yang harus dilakukan agar Anda tidak ikut terjerumus sebagai pecandu narkoba seperti pasangan. 

Pertama, Sayangi diri Anda sendiri. Hidup dengan pecandu narkoba akan menyerang mental Anda. Pastikan Anda memiliki orang - orang di belakang Anda yang dapat memberikan energi positif untuk bertahan.

(Depositphotos)
(Depositphotos)

Kedua, hadapi kenyataan. Beberapa orang memilih pura-pura tidak peduli meskipun tahu pasangannya pecandu narkoba. Tapi di satu sisi mereka merasa penasaran.Hal tersebut justru bisa membuat Anda ingin ikut mencoba.

Ketiga, konsultasikan dengan orang yang Anda percaya. Ceritakan kondisi pasangan Anda pada orang terpercaya. Siapa tahu mereka bisa memberi rekomendasi psikolog atau pihak lainnya yang memahami kondisi pasangan Anda. 

Keempat, bulatkan tekad menemani pasangan untuk berobat. Bantu pasangan untuk mau menjauhi narkoba. Setelah bersedia, dampingi selama proses rehabilitasi. Mereka akan terlihat sangat kesakitan, tetapi Anda harus tega demi lingkungan keluarga yang sehat.

Kelima, bekali diri dengan pengetahuan tentang narkoba. Selain untuk menjaga keluarga, pengetahuan yang lengkap juga akan menjaga Anda dari bahaya narkoba. 

(nanda)

Komentar