aura('#content-light').lightGallery({ selector: '.item-img', download: false });

Kiat Mencegah Ngantuk Saat Bekerja Sambil Puasa

Thursday, 2 May 2019 23:45:13 WIB | Rizki Adis Abeba
Kiat Mencegah Ngantuk Saat Bekerja Sambil Puasa
Ilustrasi (Depositphotos.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Ngantuk pada jam kerja menjadi problem yang dihadapi hampir semua pekerja yang menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan.

Tapi, haruskah produktivitas kerja saat puasa menurun lantaran terus-terusan menguap dan menahan kantuk di kantor?

Itu tak akan terjadi jika tips-tips berikut coba Anda jalankan:

Siasati Perjalanan Pagi

Masa awal Ramadhan biasanya paling berat. Perubahan pola tidur karena harus melaksanakan sahur biasanya membuat bangun pagi terasa menyiksa. Kalau perjalanan dari rumah ke kantor cukup memakan waktu, jika kondisinya memungkinkan, Anda bisa manfaatkan perjalanan untuk melanjutkan tidur.

Jika tidak, bisa disiasati dengan datang ke kantor lebih awal. Usahakan tak tidur setelah sahur dan segera bersiap ke kantor. Sampai di kantor, Anda punya cukup waktu melanjutkan tidur hingga jam kerja dimulai. Oh ya, jangan lupa pasang alarm agar tak kebablasan, ya!

Pergunakan Istirahat Makan Siang

Berhubung Anda berpuasa dan tidak kenal yang namanya makan siang, manfaatkan waktu makan siang untuk benar-benar beristirahat. Membalas waktu tidur yang terpotong karena sahur bisa dilakukan saat jam istirahat makan siang ini. Apalagi godaan kantuk biasanya menyerang siang hari.

Tak Usah Lembur

Jika biasanya Anda menyelesaikan pekerjaan yang menumpuk dengan menambah jam kerja alias lembur, di bulan puasa sebaiknya Anda pulang lebih cepat. Selain agar bisa menikmati berbuka puasa di rumah bersama keluarga, melaksanakan salat tarawih, Anda punya lebih banyak waktu tidur agar tak terlambat bangun sahur.

Lalu, bagaimana dengan pekerjaan yang tertunda dan biasanya dikerjakan pada saat lembur? Tetap bawa pulang. Mengerjakannya, setelah makan sahur saja. Jika Anda sudah istirahat dan tidur cukup malam harinya, bekerja di pagi hari terasa lebih menyegarkan. Selain itu, tak perlu takut bangun kesiangan untuk kembali berangkat kerja.

Bekerja = Ibadah

Sejak kecil Anda pasti diajarkan, setiap amalan baik di bulan puasa akan diganjar pahala. Bahkan tidurnya orang berpuasa diganjar pahala. Jika tidur saja bisa menjadi ladang pahala, bagaimana dengan bekerja?

Jadikan prinsip ini sebagai motivasi Anda dalam bekerja, terutama untuk melawan rasa kantuk. Anggaplah bekerja sebagai ibadah yang Anda jalankan di bulan puasa. Semakin giat bekerja, ladang pahala Anda tentu makin subur, bukan?

(riz / gur)

Komentar