aura('#content-light').lightGallery({ selector: '.item-img', download: false });

Penyebab Wanita Kerap Dianggap Lebih Cerdas dari Pria

Friday, 8 February 2019 10:30:00 WIB | TEMPO
Penyebab Wanita Kerap Dianggap Lebih Cerdas dari Pria
Penyebab Wanita Kerap Dianggap Lebih Cerdas dari Pria (Depositphotos)

TABLOIDBINTANG.COM - Wanita sering dianggap lebih cerdas dari pria. Namun landasan ilmu pengetahuannya masih menjadi perdebatan hingga saat ini. Karena faktanya, otak pria berukuran 8 - 13 persen lebih besar dari otak wanita.

Untuk membuktikannya sekali lagi, sejumlah ilmuwan dari Washington University School of Medicine, Amerika Serikat, melakukan penelitian dengan melihat proses 'aging' pada otak perempuan dan laki-laki. Hasilnya, perempuan dewasa cenderung lebih cerdas dibandingkan laki-laki seusianya.

"Perempuan cenderung mendapat skor lebih baik pada tes kognitif daripada pria saat mereka bertambah usia, " kata asisten profesor radiologi di Washington University yang melakukan riset ini, Manu Goyal.

Dia menjelaskan riset ini dilakukan pada 121 perempuan dan 84 laki - laki dengan rentang usia 20-82 tahun. Riset dilakukan dengan menguji tingkat kritis, memori, dan kemampuan pemecahan masalah. Para ilmuwan juga melakukan pemindaian otak untuk mengukur aliran oksigen dan gula di dalam otak yang berperan sebagai 'makanan' buat otak.

Di dalam riset ini, Goyal ingin melihat penyusutan otak yang terjadi seiring bertambahnya usia. Hasilnya, otak laki - laki mengalami penyusutan lebih cepat daripada otak perempuan. Selain itu, otak perempuan cenderung berusia lebih muda kira-kira tiga tahun dibandingkan laki - laki. 

(Depositphotos)
(Depositphotos)

Hasil tes menunjukkan otak perempuan berusia 3,8 tahun lebih muda dari usia perempuan tersebut. Sementara otak pria berusia 2,4 tahun lebih dewasa daripada usia dia saat itu.

Menurut Goyal, hal ini terjadi karena otak laki - laki tumbuh dewasa tiga kali lebih cepat daripada perempuan. "Proses ini terjadi dan berlangsung sepanjang hidup," kata dia. Artinya, di usia yang sama, perempuan mengakami penurunan fungsi kognitif lebih sedikit karena otak mereka yang lebih muda.

TEMPO.CO

Rekomendasi
Komentar