aura('#content-light').lightGallery({ selector: '.item-img', download: false });

Hindari, Ini 9 Tanda Seorang Pria Masih Kekanak - kanakan

Thursday, 6 December 2018 08:45:00 WIB | TEMPO
Hindari, Ini 9 Tanda Seorang Pria Masih Kekanak - kanakan
Hindari, Ini 9 Tanda Seorang Pria Masih Kekanak - kanakan (Depositphotos)

TABLOIDBINTANG.COM - Kedewasaan seseorang tak ditentukan usia. Usia yang matang tak menjamin seseorang dewasa. Meski usia pasangan lebih tua, belum tentu dia lebih dewasa. Bisa saja dia hanya seorang bayi yang terjebak dalam tubuh orang tua.

Lalu, bagaimana kita bisa tahu calon pasangan masih kekanakan atau sudah dewasa? Dilansir dari Boldsky, berikut sembilan ciri perbedaan antara pria kekanakan dengan pria dewasa.

Tak pernah mentraktir

Umumnya, pria merasa bangga mentraktir wanita karena itu menunjukkan bahwa dia pria yang bertanggung jawab. Tapi, jika dia selalu membiarkan Anda membayar sendiri, atau bahkan membayari dia juga, maka dia belum dewasa.

(Depositphotos)
(Depositphotos)

Hidupnya tak teratur

Lihat kamarnya. Jika selalu berantakan, maka dia memang masih kekanakan. Pria dewasa pasti hidupnya lebih teratur, termasuk dalam hal menjaga kondisi tempat tinggal.

Lupa masa depan

Pria yang kekanakan belum memikirkan masa depan. Mereka tidak tahu hidupnya bagaimana, mau seperti apa, dan harus apa, karena tidak memiliki visi. Sedangkan pria dewasa memiliki gagasan dan rencana tentang masa depan.

Cuek dalam penampilan

Pria dewasa pasti mengurus diri dengan baik, seperti menjaga penampilan agar tampak selalu bersih dan rapi. Tapi, pria yang kekanakan cenderung abai pada diri mereka, termasuk soal penampilan. Mereka bahkan betah mengenakan pakaian yang sama selama berhari-hari tanpa dicuci.

Lari dari tanggung jawab

Pria kekanakan hanya senang mencintai tetapi benci bertanggung jawab. Sedangkan pria yang dewasa menemukan kesenangan tak hanya dalam mencintai tapi juga dalam bertanggung jawab.

Egois

Pria kekanakan cenderung egois, hanya memikirkan dan mementingkan diri sendiri. Sementara pria dewasa tahu bagaimana menghormati dan melindungi wanita.

(Depositphotos)
(Depositphotos)

Banyak argumen

Pria yang kekanakan selalu merasa apa yang dikatakannya paling benar dan omongannya harus selalu didengar. Sementara pria yang dewasa berbicara langsung ke topik atau membiarkan pasangannya bicara tanpa dia berusaha mendebat.

Cemburu

Pria kekanakan tidak bisa mencerna fakta bahwa wanita dapat memiliki teman laki-laki sehingga mereka cenderung posesif. Namun, pria dewasa dapat memahami bahwa wanita dapat memiliki rekan pria dan bebas bergaul dengan mereka.

Terlalu banyak berpikir

Pria yang masih kekanakan cenderung lebih banyak diam dan merasa khawatir ketika sesuatu berjalan tidak sebagaimana mestinya. Sedangkan, pria yang dewasa cenderung akan mencoba untuk mencari solusi daripada membuang-buang waktu dengan merenung.

TEMPO.CO

Komentar