aura('#content-light').lightGallery({ selector: '.item-img', download: false });

Yang Harus Dilakukan Ayah Ketika Ibu dan Anak Berkonflik

Monday, 16 April 2018 14:30:07 WIB | Rizki Adis Abeba
Yang Harus Dilakukan Ayah Ketika Ibu dan Anak Berkonflik
Yang Harus Dilakukan Ayah Ketika Ibu dan Anak Berkonflik (Depositphotos)

TABLOIDBINTANG.COM - Hampir semua ibu pernah merasakan riuhnya suasana rumah di pagi hari. Berkejar-kejaran dengan waktu yang sempit –sebelum berangkat kerja atau melakukan aktivitas lain-- sementara anak bukannya membantu malah bikin drama, dari susah bangun pagi, ogah mandi, hingga tidak nafsu sarapan.

Dalam situasi seperti ini, lumrah bila emosi ibu terpancing. Alhasil, drama ibu dan anak di pagi hari sulit dihindari. Ibu menuding anak tidak kooperatif, sedangkan anak menilai ibu mengganggu kenikmatan tidurnya.

Jika sudah begini, mau tidak mau ayah harus turut mengambil peran dalam meredam drama, caranya?

Psikolog anak dari Tiga Generasi, Vera Itabiliana Hadiwidjojo (43) mengatakan, saat terjadi konflik antara ibu dan anak baik di pagi hari atau di waktu lain, sebaiknya ayah tidak menambah panas suasana dengan memihak salah satu kubu. Seorang ayah dituntut untuk lebih peka melihat masalah yang ada.

“Jangan terpancing emosi. Pahami duduk persoalannya, tenangkan emosi ibu dan anak terlebih dahulu, lalu tempatkan diri sebagai pihak netral,” Vera menyarankan. 

Saat anak berkonflik dengan ibu, ayah harus muncul sebagai pihak yang mendamaikan agar anak tidak merasa terancam dan kehilangan tempat berlindung di rumah sendiri.

Anak harus tetap merasa punya tempat berkeluh kesah yang nyaman yaitu ayah. Karenanya ayah perlu bertindak sebagai mediator, yang menjembatani perdamaian antara ibu dan anak. 

Redam konflik yang terjadi sehingga kesalahpahaman antara ibu-anak berakhir dan hubungan mereka kembali membaik.

“Sebaiknya ayah bicara secara khusus dengan keduanya secara bergantian untuk mendengar persoalan dan membahas solusinya. Ayah harus dapat menjadi mediator agar hubungan keduanya membaik,” urai Vera di Jakarta, pekan lalu. 

(riz / gur)

Komentar