aura('#content-light').lightGallery({ selector: '.item-img', download: false });

Bayi Juga Perlu Diajak Bermain, Tapi Seperti Apa Caranya?

Tuesday, 27 February 2018 02:45:01 WIB | Rizki Adis Abeba
Bayi Juga Perlu Diajak Bermain, Tapi Seperti Apa Caranya?
Ilustrasi (depositphotos.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Bermain adalah hak anak-anak. Dengan bermain, anak mendapatkan stimulasi yang dibutuhkan untuk mendukung perkembangan kemampuan motorik dan sensorik sesuai usianya. Lantas sejak kapan orang tua perlu mengajak anak bermain?

Noella Birowo, M.Sc, pendiri lembaga psikologi TigaGenerasi dan penulis buku Anti Panik menjelaskan, kebutuhan anak untuk bermain sudah ada sejak mereka dilahirkan.

“Sejak berusia 0 bulan anak sudah harus diajak bermain dengan orang tua. Gunanya, selain untuk memberi stimulasibpada anak juga membangun ikatan batin dan rasa percaya antara orang tua dan anak,” urai Noella Birowo di acara ELC Little Senses Collection Preview.

Dok. tabloidbintang.com
Dok. tabloidbintang.com

Lantas permainan seperti apa yang bisa dilakukan dengan bayi yang notabene belum bisa melakukan apa-apa?

“Sebenarnya melakukan kontak mata saja itu sudah merupakan bentuk permainan dan stimulasi untuk bayi,” sebut Noella Birowo. 

Memberikan sentuhan, membunyikan suara, memanggil nama bayi, juga merupakan bentuk permainan yang dapat menstimulasi berkembangnya pancaindera bayi.

(riz / gur)

Komentar