aura('#content-light').lightGallery({ selector: '.item-img', download: false });

Anak Suka Minum Susu Sapi, Orang Tua Tetap Harus Perhatikan Ini

Monday, 27 November 2017 15:00:00 WIB | Wida Kriswanti
Anak Suka Minum Susu Sapi, Orang Tua Tetap Harus Perhatikan Ini
Kebanyakan anak kadang berlebihan mengonsumsi susu sapi (Depositphotos)

TABLOIDBINTANG.COM - Selesai pemberian ASI selama kurang lebih dua tahun, banyak orang tua kini melanjutkan pemberian susu kepada buah hatinya dengan susu sapi cair. Akan tetapi, mengingat susu sapi cair sering hadir dalam kemasan praktis dan bahkan disajikan dingin, cukup banyak orang tua yang luput menetapkan batasan konsumsinya.

Alhasil, jika tersedia banyak persediaan susu sapi cair di rumah, maka bisa jadi sebanyak itu pula anak mengonsumsinya dalam waktu singkat. Terlebih bagi mereka yang memang doyan. Tentu saja, tidak terkontrolnya jumlah susu yang dikonsumsi anak bisa berisiko terhadap kesehatan.

Ditemui dalam acara Greenfields pekan lalu di Malang, pakar nutrisi asal Amerika, Dr. Matthew Lantz Blaylock, PhD, mengatakan, risiko terbesar dari tidak terkontrolnya asupan susu sapi cair pada anak adalah kegemukan atau obesitas. 

"Kalau minum terlalu banyak susu, berarti masuk terlalu banyak kalori, anak jadi gemuk," kata Matthew. "Badan yang terlalu gemuk, maka bisa muncul masalah kesehatan lainnya," lanjutnya.

Selain itu, mengonsumsi terlalu banyak susu setiap hari bisa membuat anak merasa kenyang. Sehingga lupa mengonsumsi asupan lainnya yang juga dibutuhkan tubuh, seperti buah dan sayuran. "Maka diet menjadi tidak seimbang," ujar Matthew.

Oleh karenanya, jumlah konsumsi susu sapi cair untuk anak kecil dikatakan Matthew memang harus berbeda porsinya dengan orang dewasa. Jika orang dewasa membutuhkan tiga gelas susu atau sekitar 500 - 700 ml setiap hari, maka anak kecil cukup jauh lebih rendah dari angka tersebut.

"Saya bukan pediatri, tapi kalau tidak salah, sekitar 100 ml (sebanyak tiga kali sehari) cukup untuk anak kecil," bilang Matthew. "Atau disesuaikan dengan kebutuhan dan usia mereka," pungkasnya.

(wida / wida)

Komentar