aura('#content-light').lightGallery({ selector: '.item-img', download: false });

Tak Perlu Menghukum Jika Si Kecil Berbohong

Saturday, 28 October 2017 20:00:35 WIB | Rizki Adis Abeba
Tak Perlu Menghukum Jika Si Kecil Berbohong
Tak Perlu Menghukum Jika Si Kecil Berbohong (Depositphotos)

TABLOIDBINTANG.COM - Berbohong menjadi pertanda kecerdasan anak, namun tentu saja kewajiban orang tua untuk menanamkan nilai kejujuran dalam diri anak.

Agar tidak menjadi kebiasaan yang terbawa hingga dewasa, orang tua harus meluruskan setiap kali anak berkata bohong.

Namun tidak perlu menghukum keras ketika mereka ketahuan berbohong, karena ini tindakan yang kontraproduktif. Ketika dihukum, anak semakin sulit mengungkapkan kebenaran. 

Lara Warmelink, psikolog dari Universitas Lancaster, Inggris, menyarankan agar orang tua tidak marah, membentak, apalagi langsung menghukum anak ketika mereka mengutarakan kebenaran—terutama ketika kebenaran itu mengandung hal buruk.

“Jika Anda ingin anak mengakui kesalahan mereka, Anda harus memastikan mereka tidak akan mendapat masalah karena mengakuinya. Dan katakan kepada mereka bahwa kejujuran akan membuat Anda senang,” urai Warmelink. 

Lee menyimpulkan, orang tua harus menyeimbangkan kenyataan, antara menerima bahwa berbohong adalah bagian normal dari kehidupan dan di sisi lain tetap menekankan kejujuran sebagai nilai kehidupan yang harus dipegang teguh anak.

Menurut dia, menjabarkan akibat buruk berbohong sebenarnya tidak akan membuat anak bersikap lebih jujur. Akan lebih baik jika orang tua memberi contoh lewat kisah yang memuliakan efek positif dari berkata jujur.

(riz / gur)

Komentar