aura('#content-light').lightGallery({ selector: '.item-img', download: false });

6 Cara Asuh Anak Kate Middleton yang Perlu Ditiru

Friday, 22 September 2017 04:50:25 WIB | Rizki Adis Abeba
6 Cara Asuh Anak Kate Middleton yang Perlu Ditiru
6 Cara Asuh Anak Kate Middleton yang Perlu Ditiru (dok. Kate Middleton)

TABLOIDBINTANG.COM - Kate Middleton tumbuh di luar lingkungan kerajaan. Ini sebabnya dalam mengasuh kedua anaknya, ia dan suaminya banyak mendobrak tradisi istana yang kaku dan protokoler.

George dan Charlotte lebih bebas berekspresi, tidak seperti William yang banyak menahan emosi ketika kecil, terutama sepeninggal ibunya, Putri Diana, pada 1997.

Pola asuh Kate lebih membumi dan realistis untuk masyarakat kebanyakan. Bahkan 6 cara asuhnya ini perlu kita contoh. 

Utamakan kesehatan mental ibu
Dua dari sepuluh ibu di dunia mengalami gangguan kesehatan mental yang berkaitan dengan kehamilan dan kelahiran, seperti depresi pascapersalinan. Kate menekankan pentingnya menjaga kesehatan mental seorang ibu. “Jika kita terkena demam saat hamil, kita bisa meminta bantuan dokter untuk menyembuhkan. Meminta bantuan (dokter) untuk masalah kesehatan mental pun tidak berbeda. Anak-anak menginginkan kita tetap menjaga diri dan mendapat bantuan yang kita butuhkan,” urai Kate. Menurut Kate, ibu yang sehat secara fisik dan mental mampu mengurus anak lebih baik.

Jangan segan meminta bantuan
Karena mengurus bayi juga tidak mudah, tidak perlu malu meminta bantuan. Kate memilih tinggal di rumah orang tuanya di Bucklebury, 75 km dari London, setelah melahirkan George. Kate dibantu ibunya, Carole (62), beradaptasi di hari-hari pertama mengurus bayi. Saat ini Kate dibantu pengasuh bernama Maria Borrallo untuk menjaga George dan Charlotte. Kondisi kehamilan Kate yang lemah juga membuatnya absen mengantar George di hari pertama sekolah. Tidak apa, William, bisa, kok mengantar George ke sekolahnya, Thomas’s Battersea.

Mendisiplinkan tidak selalu dengan kekerasan
Kate menggunakan metode menghitung hingga tiga untuk memberi peringatan kepada George, ketika mulai berbuat nakal. Di Istana Kensington ada bangku hukuman, di mana George harus duduk dan merenungi kesalahannya selama waktu yang ditentukan. Namun ada kalanya kenakalan George hanya ditanggapi tawa oleh Kate, seperti ketika ia menembak Charlotte dengan balon sabun di sebuah pesta di British Columbia, Kanada. “Terkadang tawa dan pelukan adalah bentuk teguran yang paling pas,” kata Kate.

Jangan paksa anak melakukan hal yang tidak diinginkan
Ketika bertemu dengan Perdana Menteri Kanada, Justin Trudeau, George menolak diajak “high five”. George bilang kepada Kate, “Ibu, aku capek.” Kate mendengarkan keluhannya dan tidak memaksanya. Memaksa anak hanya akan membuat mereka merasa lebih buruk, tidak dihargai, dan mengakibatkan anak tidak kuat pendirian ketika dewasa.

Ajari anak berterima kasih
Ketika Barack dan Michelle Obama berkunjung ke Istana Kensington pada 2016, Kate meminta George menghadap tamunya untuk berterima kasih atas mainan kuda-kudaan yang mereka hadiahkan ketika George baru lahir. George (yang masih mengenakan piama) bahkan langsung menunggangi kuda-kudaan itu untuk menunjukkan betapa ia menyukai mainan itu.

Dandani anak dengan pantas
George dan Charlotte selalu tampil modis. Mereka mengenakan baju yang ukurannya sesuai, tidak kebesaran atau kesempitan, juga sepatu yang bersih dan pantas. Kate meyakini mendandani anak-anaknya merupakan cara menjaga martabat sang anak serta mengajari anak menghargai diri sendiri.

(riz / gur)

Komentar