aura('#content-light').lightGallery({ selector: '.item-img', download: false });

Setelah 6 Tahun Menunggu, Akhirnya Suci "Idol" Mendengar Anaknya Berucap Kata "Mama"

Sunday, 26 February 2017 07:00:05 WIB | Wayan Diananto
Setelah 6 Tahun Menunggu, Akhirnya Suci "Idol" Mendengar Anaknya Berucap Kata "Mama"
Setelah 6 Tahun Menunggu, Akhirnya Suci "Idol" Mendengar Anaknya Berucap Kata "Mama" (Instagram)

TABLOIDBINTANG.COM - Namun ada kalanya, ketegaran melunak lalu menjelma menjadi rasa merana. Sebagai ibu, ia rindu berbicara kepada anak-anaknya. 

Rindu mendengar ungkapan sayang dari buah hatinya. Nyaris tak ada malam yang dilewatkan Suci tanpa doa syukur kepada Sang Mahakuasa. Ia terus meyakini, Tuhan tidak sampai hati memberi cobaan yang melampaui kekuatan umat-Nya.

Lalu tibalah masanya, kerinduan itu terjawab. Seminggu lalu, Kahlia mendekati Suci. Kahlia menatap mata ibunya, mengusap pipinya, lalu mengucap satu kata, “Mama.” Mendengar kata itu, emosi Suci meluap. Ingin rasanya menangis sembari memeluk erat-erat putrinya.     

Namun Suci setengah mati menahan diri. “Saya menahan air mata setengah mati. Khawatir kalau menangis, Kahlia akan merasa ada yang salah, atau ganjil. Itu bisa berpengaruh ke kondisi psikologisnya. Kala itu saya menjawab Kahlia: Ya, sayang. Kenapa? Wah, kakak pintar sudah bisa memanggil Mama,” kenang Suci.

Ia menambahkan, “Enam tahun saya menunggu si kecil mengucap kata mama. Kalau Arsa, bisa eye contact tapi belum bisa berkata apa-apa.” 

Agatha Suci (dok. Pribadi)
Agatha Suci (dok. Pribadi)

Setelah mendengar Kahlia mengucap kata pertamanya, Suci menceritakan peristiwa bahagia itu kepada suami dan adiknya. Suami dan adik Suci terenyuh. Meneteskan air mata. Bagi orang lain, momen anak mengucap kata mama mungkin terdengar biasa saja. Bagi Suci, momen itu penting. Mengingat, ia menunggu satu kata itu selama enam tahun. 

“Saya tidak mau membandingkan anak-anak saya dengan anak orang lain. Saya tidak mau bertanya: kenapa anakmu bisa bicara sementara anak saya belum bisa? Saya sudah tahu jawabnya. Saya terima jawaban dan kenyataan itu. Yang penting sekarang, apa yang bisa saya lakukan demi Kahlia dan Arsa? Lagi-lagi saya percaya Tuhan tidak memberi ujian melampaui kekuatan saya. Tuhan itu baik. Saya percaya Kahlia dan Arsa bisa bahagia bagaimana pun kondisinya,” demikian Suci mengakhiri perbincangan.

(wyn/gur)

Komentar