aura('#content-light').lightGallery({ selector: '.item-img', download: false });

Ternyata Bayi Bisa Mendadak Mogok Minum ASI, Ini Penyebabnya

Tuesday, 23 February 2021 21:30:23 WIB | Wida Kriswanti
Ternyata Bayi Bisa Mendadak Mogok Minum ASI, Ini Penyebabnya
Bayi bisa mogok menyusu atau nursing strike. (Depositphotos)

TABLOIDBINTANG.COM - Masa-masa menyusui menjadi masa penuh tantangan berikutnya bagi seorang ibu setelah kehamilan dan melahirkan. Mengapa menantang, karena menyusui tak pernah semulus itu pada setiap ibu. Termasuk ibu yang ASI-nya lancar dan ada tekad menyusui pada ibunya sekalipun, ada saja kemungkinan datangnya masalah. Salah satunya bayi mogok menyusu atau nursing strike.

Dilansir dari Health Line, nursing strike biasa terjadi pada bayi mulai usia 3 bulan atau sejak bayi mulai sadar dengan lingkungan. Tanda-tandanya, bayi yang semula menyusu dengan baik dan lancar mendadak tidak mau menyusu melalui payudara ibu dan ini bisa terjadi hingga berhari-hari. Karena itulah ibu dari bayi yang mengalami ini sering dilanda kecemasan. Khawatir bayi akan berhenti menyusu total.

Dengan mengetahui kemungkinan penyebab nursing strike, setidaknya ibu akan bisa lebih cepat menemukan solusinya sekaligus mencegah hal sama terjadi berulang. Berikut ini beberapa kemungkinan penyebab nursing strike yang perlu ibu ketahui.

1. Hidung tersumbat atau sakit telinga yang membuat menyusui menjadi tidak nyaman.

2. Sakit tenggorokan atau luka atau tukak di mulut yang membuat menyusui tidak nyaman.

3. Penyakit seperti penyakit tangan, kaki, dan mulut yang berdampak pada mulut hingga menyusui jadi tak nyaman.

4. Tumbuh gigi dan mengalami sakit gusi.

5. Frustasi akibat suplai ASI yang rendah, aliran ASI terlalu lambat atau sebaliknya yaitu ASI yang melimpah dengan aliran yang juga terlalu kuat membuat bayi tidak nyaman menyusu.

6. Frustasi yang disebabkan oleh perubahan rasa susu karena hormonal atau perubahan pola makan ibu.

7. Pengalaman terkejut akibat suara keras ibu, misalnya berteriak saat puting tak sengaja tergigit bayi.

8. Bayi merasakan stres atau kemarahan yang sedang ibu alami atau merasakan kalau ibu sedang tidak sehat.

9. Perubahan produk perawatan yang dipakai ibu, menyebabkan perubahan aroma atau wangi tubuh ibu.

10. Terdistraksi akibat lingkungan yang overstimulasi.

Komentar