aura('#content-light').lightGallery({ selector: '.item-img', download: false });

6 Penyebab Anak Tidak Fokus Ketika Belajar

Saturday, 19 September 2020 14:00:23 WIB | aura.co.id
6 Penyebab Anak Tidak Fokus Ketika Belajar
Ketika masih kecil, perhatian anak mudah teralihkan, terutama dalam kegiatan belajar. (Depositphotos)

TABLOIDBINTANG.COM - Ketika masih kecil, perhatian anak mudah teralihkan, terutama dalam kegiatan belajar. Anak akan lebih fokus pada hal-hal yang menarik perhatiannya dan lupa akan pekerjaan rumah (PR) yang sedang dikerjakannya.

Salah satunya adalah ruangan belajar yang kurang nyaman dan penuh dengan "gangguan" mainan-mainan favoritnya. Tidak hanya itu, beberapa hal berikut juga bisa membuat anak untuk sulit fokus ketika belajar:

Tidak memiliki meja belajar
Selalu sediakan meja belajar dalam kamar si kecil dan tegaskan bahwa tempat tidur hanya digunakan untuk beristirahat. Gunakan meja kecil dengan rak dinding di atasnya jika ruangan yang dimiliki terbatas seperti dilansir laman PureWow.

Penerangan yang kurang
Pertimbangkan untuk menggunakan lampu belajar agar anak memperoleh penerangan yang cukup sehingga matanya tidak cepat lelah.

(Depositphotos)
(Depositphotos)

Rak yang terbuka
Anak akan mudah teralihkan jika semua mainan favoritnya terpampang jelas di rak yang terbuka atau tembus pandang. Cobalah untuk menyimpan mainannya di rak yang tertutup atau di dalam kardus.

Dekorasi ruangan yang ramai
Gambar dekorasi ruangan yang ramai dengan warna-warna yang terang sangat menarik perhatian anak dan mendorongnya untuk lebih kreatif. Namun, usahakan meja belajar anak menghadap dinding yang polos agar ia lebih fokus ketika belajar.

Ruangan yang terlalu sempit
Sebagian anak lebih nyaman belajar sambil bergerak seperti berjalan di dalam ruangan. Apapun tipe belajar anak, usahakan ruangannya tidak terlalu sempit dan terbatas.

Orang tua
Biarkan anak yang duduk di bangku sekolah dasar (SD) untuk belajar sendiri tanpa perlu didampingi. Tujuannya agar rasa percaya diri, kemampuan memecahkan masalah dan kemandirian anak terasah.

Komentar