aura('#content-light').lightGallery({ selector: '.item-img', download: false });

5 Masalah Makan pada Anak dan Cara Mengatasi

Sunday, 6 September 2020 03:00:23 WIB | aura.co.id
5 Masalah Makan pada Anak dan Cara Mengatasi
Setiap anak memiliki permasalahan makanan yang berbeda-beda. (Depositphotos)

TABLOIDBINTANG.COM - Setiap anak memiliki permasalahan makanan yang berbeda-beda. Ada anak yang gemar memilih makanan, ada pula yang hanya mau mengonsumsi makanan tertentu.

Selain memodifikasi resep, Anda juga bisa menerapkan beberapa kebiasaan berikut sesuai dengan permasalahan yang timbul pada anak seperti dilansir laman PureWow:

Anak hanya mau mengonsumsi satu jenis makanan

Meski anak hanya mau mengonsumsi kue, roti, dan makanan karbohidrat lainnya, usahakan Anda tetap menyajikan makanan sehat di dalam piring anak. Karena semakin anak familiar dengan suatu makanan (walau hanya dengan melihatnya), kemungkinan anak akan terdorong untuk mencobanya. Sajikan pula dengan ekspresi yang menyenangkan agar anak tertarik mencobanya.

Anak tidak mau mengonsumsi makanan yang sehat

Bujuk anak mencoba makanan sehat dengan menjelaskan manfaat dari makanan tersebut dengan cara yang unik. Misalnya, wortel akan membuat mereka mampu melihat dengan jelas atau ayam rebus akan membuat mereka lebih kuat sehingga bisa melompat lebih tinggi.

Selera makanan anak berubah-ubah

Rotasi makanan anak selama beberapa minggu, dan kenalkan makanan yang dulunya ia sukai, ketika ia benar-benar lapar, misalnya ketika ia baru bangun dari tidur siang atau ketika ia belum mengemil.

Anak hanya mengosumsi makanan yang sama setiap hari

Kenalkan makanan baru pada anak setiap kali ia makan. Caranya, dengan perbandingan 1:3. Siapkan dua menu makanan favorit anak dan satu menu makanan baru. Anda juga bisa memvariasikan makanan sesuai dengan tema. Misalnya, anak sangat suka mengonsumsi kentang goreng, sesekali gantilah dengan ubi goreng yang dibentuk mirip kentang goreng.

Anak hanya makan dalam porsi yang sedikit

Hindari memaksa anak untuk menghabiskan porsi makanan yang besar. Tujuannya agar anak memiliki pandangan yang positif setiap kali ia akan makan. Tidak hanya itu, perlu diingat bahwa terkadang anak memang hanya membutuhkan porsi makan yang sedikit sesuai dengan ukuran lambung mereka.

Komentar