aura('#content-light').lightGallery({ selector: '.item-img', download: false });

5 Kiat Menghadapi Anak yang Emosinya Sering Meledak

Friday, 26 June 2020 05:00:23 WIB | aura.co.id
5 Kiat Menghadapi Anak yang Emosinya Sering Meledak
Tantrum atau emosi yang meledak-ledak merupakan hal normal. (Depositphotos)

TABLOIDBINTANG.COM - Tantrum atau emosi yang meledak-ledak merupakan hal normal yang dialami anak berusia 1-3 tahun. Hal ini berarti sebagai orang tua, Anda harus siap menghadapi anak yang sedang mengalami tantrum.

Agar para orang tua tidak stres menghadapi tantrum anak, berikut adalah beberapa hal yang bisa dilakukan:

Komedi

Alihkan perhatian anak dengan menciptakan suatu gerakan atau cerita yang lucu. Tawa akan membuat anak lupa akan hal yang membuatnya frustasi dan kemungkinan ia akan menghentikan tantrumnya.

Empati

Sesekali biarkan anak meluapkan kemarahan atau kekesalannya dengan berteriak atau memukul bantal, tentunya selama tindakan anak tersebut aman. Setelahnya, ajak anak berbicara. Yakinkan anak bahwa Anda benar-benar mendengarkan segala keluh kesahnya.

Alihkan perhatian

Ketika anak meminta dibelikan makanan tertentu (yang tidak Anda setujui) di supermarket, alihkan perhatian anak dengan meminta pertolongannya, seperti dilansir laman PureWow. Anda bisa mengajak anak ikut memilih buah misalnya, atau hal lainnya yang bisa mengalihkan perhatiannya.

Pengabaian

Solusi lain adalah mengabaikan anak yang sedang mengalamai tantrum. Tetap lanjutkan aktivitas Anda seperti biasa, hindari percakapan dengan anak yang justru bisa membuat Anda bertambah emosi. Namun, selalu pastikan anak dalam kondisi yang aman.

Pelukan

Meskipun anak baru saja mengomel dan mengeluarkan kata-kata buruk tentang Anda, cobalah untuk menenangkan anak dengan sebuah pelukan yang erat. Yakinkan anak bahwa Anda bisa menjadi tempat curhatannya.

Komentar