aura('#content-light').lightGallery({ selector: '.item-img', download: false });

Ini yang Perlu Diperhatikan Orang Tua Saat Memilih Tempat Les Anak

Tuesday, 20 August 2019 16:51:02 WIB | Romauli Gultom
Ini yang Perlu Diperhatikan Orang Tua Saat Memilih Tempat Les Anak
Lembaga pendidikan non-formal ini berasal dari Korea Selatan dengan fokus materi pembelajaran Matematika dan Bahasa Inggris untuk anak usia 3 hingga 15 tahun.

TABLOIDBINTANG.COM - Pendidikan merupakan aspek penting bagi para orang tua untuk anak. Setiap orangtua pasti menginginkan pendidikan yang terbaik untuk buah hati, salah satunya dengan memberikan fasilitas sekolah yang baik untuk anak.

Tak hanya itu, banyak dari orangtua juga memberikan fasilitas pendidikan tambahan melalui lembaga pendidikan non-formal.

Dalam memilih lembaga pendidikan non-formal, para orangtua juga tidak boleh sembarangan, karena harus terlebih dahulu melihat materi pembelajaran yang diberikan dan yang terpenting adalah apakah sang anak akan senang dan nyaman belajar di tempat tersebut.

Demi menjawab kebutuhan para orangtua mengenai pendidikan tambahan untuk sang anak, Eye Level Indonesia hadir sebagai lembaga pendidikan non-formal yang membuat para orangtua tidak perlu bingung dan khawatir, karena lembaga ini memberikan materi pembelajaran dengan kualitas terbaik dan memberikan kenyamanan sehingga sang anak menjadi semangat belajar.

Lembaga pendidikan non-formal ini berasal dari Korea Selatan dengan fokus materi pembelajaran Matematika dan Bahasa Inggris untuk anak usia 3 hingga 15 tahun.

“Kami menyesuaikan kemampuan si anak dengan level yang berbeda-beda dan memiliki tujuan agar anak tersebut memiliki pondasi dalam belajar sehingga ia akan menyukai Matematika dan Bahasa Inggris sampai dewasa. Jadi tidak hanya fokus agar nilai di sekolah bagus dalam waktu singkat,” ujar Aditiawarman, Marketing Executive Eye Level Indonesia.

Dengan tujuan mencerdaskan anak bangsa, Eye Level Indonesia juga sedang melakukan kerjasama dengan sekolah-sekolah melalui pemberian 500 buku untuk masing-masing sekolah dan juga memberikan dana bantuan untuk renovasi sekolah tersebut.

“Saat ini kami bekerjasama dengan sekolah-sekolah melalui pemberian 500 buku dan dana renovasi untuk masing-masing sekolah. Yang menariknya lagi adalah kami sangat menerima jika ada sekolah yang mengajukan diri untuk kami berikan buku dan dana renovasi,” jelas Aditiawarman. 

Komentar