aura('#content-light').lightGallery({ selector: '.item-img', download: false });

Tidak Hanya Lewat Proses Menyusui, Bayi Bisa Kenali Aroma Tubuh Ibunya Dengan Cara Ini

Wednesday, 14 August 2019 05:00:12 WIB | Rizki Adis Abeba
Tidak Hanya Lewat Proses Menyusui, Bayi Bisa Kenali Aroma Tubuh Ibunya Dengan Cara Ini
Ilustrasi ibu dan bayi (Deposit Photos)

TABLOIDBINTANG.COM - Bayi mulai belajar mengenali aroma tubuh ibunya sejak berada di dalam kandungan yang dimulai dengan mencium aroma cairan ketuban. Setelah dilahirkan, bayi mengenal aroma tubuh ibunya lewat proses inisiasi menyusui dini. Namun jangan khawatir jika karena berbagai alasan ibu tidak bisa melakukan proses menyusui secara langsung. Sebab bayi tetap bisa mengenali aroma tubuh ibu dengan caranya sendiri.

Dr. Rachel Levenson, Ph.D., Psikolog Klinik dan Forensik di klinik terapi Clarity yang berpraktik di New York, AS, mencatat bahwa bayi Anda tidak hanya akan belajar mengenali aroma Anda dalam proses menyusui. Namun bayi akan tetap mengenali aroma tubuh ibunya meskipun Anda tidak memberikan ASI secara langsung.

“Bayi Anda akan mengenali aroma Anda dalam beberapa hari setelah kelahiran. Ia akan menyelinap di antara dagu dan dada Anda agar merasa dekat dengan Anda,” kata Rachel Levenson. “Bayi tahu aroma ibu mereka hanya dari bau kulitnya. Jika Anda memilih untuk tidak menyusui, tidak perlu khawatir, bayi Anda akan tetap menyukai aroma tubuh Anda,” imbuh Rachel Levenson.

Ilustrasi ibu dan bayi (Deposit Photos)
Ilustrasi ibu dan bayi (Deposit Photos)

Dan perlu diketahui bahwa kemampuan untuk mengenali Anda - dan aroma Anda - dapat memainkan peran besar dalam perkembangan sosial anak, lanjut Rachel Levenson.

“Ketika bayi Anda mengetahui siapa Anda mereka mulai mengembangkan perasaan keterikatan, yang akan memberikan rasa aman dalam hubungan mereka sepanjang hidup. Setiap kali anak Anda menangis kelaparan, Anda akan memberinya makan. Setiap kali ia marah, Anda menghiburnya sampai dia merasa lebih baik. Perasaan aman ini menjadi dasar untuk memudahkan anak mempercayai orang lain dan mengembangkan kemampuan internal untuk menenangkan diri,” urai Rachel Levenson panjang lebar.

Tidak hanya itu, Dr. Jessica Madden, M.D., dokter anak yang juga ahli neonatologi di rumah sakit Rainbow Babes and Children Hospital di Cleveland, Ohio, AS, juga menyebutkan rasa nyaman yang diberikan dari aroma tubuh orang yang dikenali bayi bahkan juga dikatakan dapat meredakan rasa sakit yang dialami bayi.

“Yang menarik, ada data percontohan yang menunjukkan bahwa rasa sakit pada bayi bisa dikurangi saat mereka menjalani prosedur yang menyakitkan seperti pengambilan darah jika mereka mencium aroma cairan amniotik ibunya, jubah rumah sakit dengan aroma tubuh, atau aroma ASI ketika prosedur tersebut dilakukan,” beri tahu Jessica Madden.

(riz / ray)

Komentar