aura('#content-light').lightGallery({ selector: '.item-img', download: false });

3 Langkah Yang Harus Dilakukan Suami Jika Istri Alami Depresi Pasca Melahirkan

Tuesday, 16 July 2019 22:00:36 WIB | Rizki Adis Abeba
3 Langkah Yang Harus Dilakukan Suami Jika Istri Alami Depresi Pasca Melahirkan
Stres pasca melahirkan (Deposit Photos)

TABLOIDBINTANG.COM - Para suami mesti memahami, menjaga kesehatan fisik dan mental istri tidak kalah pentingnya dari mengurus bayi setelah dilahirkan. Sebab, kelelahan fisik dan mental yang dialami para ibu tidak jarang memicu munculnya gejala-gejala depresi pasca melahirkan. Jika gejala depresi pasca melahirkan sudah muncul, langkah apa saja yang harus dilakukan suami?

Dr. Venus Mahmoodi, psikolog dari Seleni Institute, organisasi nirlaba yang berdedikasi untuk membantu dan mengatasi masalah kesehatan mental individu dan keluarga yang berbasis di New York, AS, mengatakan ada tiga langkah penting yang harus dilakukan suami untuk menghadapi derpesi pasca melahirkan.

Pertama, suami tidak boleh bersikap cuek terhadap kondisi istri. “Suami bisa membantu istri dengan terus memperhatikan perubahan sikap dan emosi pasangan mereka. Jika pasangan Anda tidak bersikap seperti biasanya, cobalah bicara dari hati ke hati dan tanyakan bagaimana perasaannya,” saran Venus Mahmoodi.

Stres pasca melahirkan (Deposit Photos)
Stres pasca melahirkan (Deposit Photos)

“Sementara penting bagi ayah untuk belajar bagaimana cara membedong bayi, mengganti popok, dan memandikan bayi, penting pula untuk mempelajari bagaimana caranya mengurus ibu dari bayinya,” lanjut Venus Mahmoodi.

Langkah kedua, suami harus terus mendampingi sang istri, memberikan rasa nyaman, meningkatkan kepercayaan diri, dan pelan-pelan berbicara tentang apa yang ia rasakan. Penting untuk berbicara tanpa menghakimi dan mempercayai apa yang dirasakan istri. Karena dalam banyak kasus banyak suami yang tidak memahami depresi pasca melahirkan dan hanya menganggap sang istri hanya mengada-ada.

Langkah terakhir yang paling penting adalah mendukung istri untuk mencari bantuan dari ahli, terutama jika Anda merasa depresi yang dialami istri sudah dalam tahap parah dan Anda kesulitan mengatasinya. “Dorong istri untuk mencari bantuan. Suami bisa mendampingi istri untuk menemui dokter kesehatan mental, membaca buku-buku dan mengedukasi diri,” urai Venus Mahmoodi.

(riz / ray)

Komentar