aura('#content-light').lightGallery({ selector: '.item-img', download: false });

Si Kecil Bangun Malam Hari dan Sulit Tidur Lagi, Apa yang Harus Dilakukan?

Wednesday, 22 May 2019 21:15:42 WIB | Rizki Adis Abeba
Si Kecil Bangun Malam Hari dan Sulit Tidur Lagi, Apa yang Harus Dilakukan?
Ilustrasi (Depositphotos)

TABLOIDBINTANG.COM - Permasalahan yang umumnya dialami para orang tua yang memiliki anak bayi dan balita adalah ketika si kecil terbangun dari tidurnya di malam hari dan sulit kembali tidur lagi. Seringkali anak terbangun lalu kesulitan tidur lagi, entah mereka menangis atau mengajak Anda bermain sepanjang malam. Jika terjadi secara terus-menerus hal ini tentu akan mengganggu ritme kehidupan Anda sehari-hari. Apalagi jika Anda harus bekerja di pagi hingga sore hari. Apa yang harus dilakukan agar si kecil bisa kembali tidur nyenyak setelah terbangun tengah malam?

Jennifer Gingrasfield, spesialis tidur dari Pusat Tidur Rumah Sakit Anak Boston, mencatat bahwa kunci untuk mengetahui cara mengembalikan anak ke tidurnya adalah mengetahui apa penyebab terbangunnya mereka di malam hari. Ketika orang tua bicara tentang menidurkan anak kembali, penting bahwa upaya tersebut dilakukan untuk jangka panjang. Karenanya melakukan pendekatan dalam satu malam tidak akan berhasil.

"Terkadang di usia balita, ada banyak pemicu (anak bangun dari tidurnya)," jelas Jennifer Gingrasfield. "Beberapa pemicu bisa berkaitan dengan perubahan perkembangan yang menyebabkan mereka ingin menguji lingkungannya. Penyebab lainnya mungkin murni karena masalah fisik, seperti insiden di malam hari yang menyebabkan rasa tidak nyaman saat tidur," urai Jennifer Gingrasfield.

Ketika anak terbangun disebabkan oleh rasa tidak nyaman atau pengaruh proses pertumbuhan, hal itu tidak akan terjadi setiap malam, namun kemungkinan hanya setiap minggu atau bulan. "Ini bukan pengulangan atau rutinitas tidur, namun memberikan pelukan, ciuman, dan mengatakan selamat malam, bisa membantu mereka tidur dengan tenang," ungkap Jennifer Gingrasfield.

Itu adalah metode dalam bentuk paling sederhana. Namun hal sederhana itu tidak mempan jika penyebab anak sulit tidur setelah terbangun di malam hari karena masalah-masalah yang lebih mendasar, misalnya terkait kebiasaan tidur dengan orang tua yang dinilai kontraporoduktif dalam membuat anak tidur nyenyak sepanjang malam. 

"Apakah anak terbiasa tidur bersama orang tua sambil diusap-usap punggungnya? Tanya Jennifer Gingrasfield. "Anak-anak seperti itu kemungkinan akan selalu terbangun di malam hari untuk mencari (kenyamanan) itu," lanjut Jennifer Gingrasfield. 

(riz)

Komentar