aura('#content-light').lightGallery({ selector: '.item-img', download: false });

Ini Akibat Jika Anak Terbiasa Tidur Larut Malam Atau di Waktu yang Tidak Teratur

Friday, 22 March 2019 04:00:24 WIB | Rizki Adis Abeba
Ini Akibat Jika Anak Terbiasa Tidur Larut Malam Atau di Waktu yang Tidak Teratur
Biasakan anak tidur di waktu yang tepat (Deposit Photos)

TABLOIDBINTANG.COM - Apakah anak Anda mempunyai jadwal waktu tidur yang teratur setiap hari? Jika anak masih kerap tidur di waktu yang acak, apalagi jika anak terbiasa tidur larut malam, Anda harus mengetahui apa dampaknya bagi anak.

Menurut penelitian yang dilakukan di Britania Raya dan dimuat dalam jurnal Pediatrics, rutinitas kegiatan yang sama akan membantu anak Anda untuk siap tidur di waktu yang seharusnya. Dan waktu tidur yang konsisten akan membuahkan hasil perilaku anak yang baik sepanjang hari. Sebaliknya, ketika waktu tidur anak tidak teratur atau terlalu larut malam, maka anak akan menunjukkan perilaku yang buruk keesokan harinya.

“Jadwal tidur yang teratur adalah senjata yang penting dan kuat dalam membantu anak untuk mengatur diri sendiri, membangun perilaku positif, dan akan berfungsi di dalam keluarga dan masyarakat,” kata Esther Entin, M.D., dokter anak dan profesor klinis di Family Medicine di Fakultas Kedokteran Universitas Warren Alpert Brown, Rhode Island, AS.

Biasakan anak tidur di waktu yang tepat (Deposit Photos)
Biasakan anak tidur di waktu yang tepat (Deposit Photos)

Esther Entin juga mempelajari penelitian yang menganalisa masalah perilaku pada anak usia tiga hingga tujuh tahun yang hasilnya menunjukkan bahwa wkatu tidur yang tidak teratur atau kurang berpengaruh pada perilaku anak.

“Setelah menelusuri kebiasaan tidur dan perilaku anak usia 3, 5, dan 7 tahun sehari-hari, dan mengecekkembali dengan keluarga mereka, peneliti menemukan bahwa ketika jam tidur anak-anak tidak konsisten, maka perilaku mereka akan bermasalah. Dan semakin bervariasi pola waktu tidur anak, semakin buruk perilaku anak tersebut,” ungkap Esther Entin.

Begitu pula dengan anak-anak yang terbiasa tidur di atas jam sembilan malam. Para peneliti meyakini masalah perilaku anak muncul karena waktu tidur yang kurang dan tidak teratur mengganggu ritme sirkadian normal anak selama 24 jam sehingga berakibat pada terganggunya fungsi fisik dan mental anak.

“Tidur juga penting dalam proses kematangan beberapa bagian otak yang terlibat dalam pengaturan perilaku. Anak-anak dengan waktu tidur yang tidak konsisten seringkali mempunyai kualitas tidur yang sedikit dan lebih rendah, yang bisa mengganggu perkembangan otak, dan menciptakan efek yang bisa bertahan seumur hidup,” Esther Entin memperingatkan.

(riz / ray)

Komentar