aura('#content-light').lightGallery({ selector: '.item-img', download: false });

Anak yang Tidur Di Waktu Teratur Menunjukkan Perilaku Lebih Baik

Thursday, 14 March 2019 21:15:23 WIB | Rizki Adis Abeba
Anak yang Tidur Di Waktu Teratur Menunjukkan Perilaku Lebih Baik
Biasakan anak tidur di waktu yang teratur (Deposit Photos)

TABLOIDBINTANG.COM - Apakah Anda menentukan jadwal tidur rutin anak setiap hari atau membiarkan anak tidur sesuai keinginannya? Jika Anda tipe orang tua yang otomatis mematikan lampu kamar setiap jam 9 malam, ada kabar baik untuk Anda.

Studi yang dimuat dalam jurnal Pediatrics di Inggris menyebutkan, waktu tidur yang teratur memberikan dampak positif bagi perilaku anak secara keseluruhan. Penelitian yang menjadi bagian dari studi yang dilakukan Millennium Cohort Study di Britania Raya ini memonitor perilaku kebiasaan tidur sekitar 10 ribu anak usia 3,5, dan 7 tahun.

Hasilnya, disimpulkan bahwa anak-anak yang tidur di waktu yang acak setiap hari cenderung menunjukkan perilaku yang lebih sulit dihadapi. “Ada peningkatan nilai perilaku pada anak yang memburuk karena paparan dari masa kecil karena tidak mempunyai waktu tidur yang teratur,” ungkap studi ini. Perilaku yang sulit tersebut termasuk sulit konsentrasi, emosi tidak stabil, cepat marah, dan mudah menangis.

Biasakan anak tidur di waktu yang teratur (Deposit Photos)
Biasakan anak tidur di waktu yang teratur (Deposit Photos)

Kabar baiknya, perilaku anak yang sulit tersebut dapat diubah dengan menerapkan pola tidur yang lebih teratur. Dan hal ini berlaku pula sebaliknya. Anak-anak yang biasa tidur di waktu yang rutin bisa berubah menjadi anak yang sulit dihadapi ketika waktu tidur mereka kembali berantakan.

“Penting bagi anak untuk tidur di waktu yang teratur setiap hari karena hal itu memberikan pengaruh besar bagi perilaku anak. Dan jelas ada kesempatan bagi orang tua untuk mengintervensi (waktu tidur anak) dengan cara mendukung keteraturan kegiatan keluarga yang akan memberikan pengaruh penting bagi kesehatan keluarga secara keseluruhan,” studi ini menyimpulkan.

(riz / ray)

Komentar